POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengakui kerusakan jalan yang terjadi akibat curah hujan tinggi beberapa pekan terakhir.

Pelaksana Tugas Sub Koordinator Pemeliharaan Jalan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSD) Kota Bekasi, Ridwan Muarief, mengiyakan kondisi itu bahaya bagi pengguna jalan.

Dengan kondisi itu, DBMSDA Kota Bekasi mengaku telah mengerahkan tim yang berasal dari Unit Reaksi Cepat (URC) Bina Marga untuk segera melakukan perbaikan jalan berlubang.

"Sementara, kita ada kegiatan rutin dari Tim URC tambel dan kita terus bergerak untuk memperbaiki itu," ujar Ridwan, pada Jumat, 3 Maret 2023.

BACA JUGA: Pemotor Ngeri dengan Kondisi Jalan Berlubang di Kota Bekasi

Penerapan tambal jalan berlubang yang dilakukan Tim URC Bina Marga sejauh ini memang belum maksimal menurut dia.

Namun, hal itu sendiri mengalami kendala karena faktor cuaca yang masih turun di wilayah Kota Bekasi dalam beberapa hari terakhir. Maka dari itu proses penambalan jalan, tidak bisa maksimal.

Sebab, jika dipaksakan diperbaiki, dengan kondisi cuaca hujan, maka jalan yang diperbaiki tidak akan bertahan lama atau akan cepat mengalami kerusakan.

"Karena kalo misalnya aspal kalo kena air itu kan gampang rusak juga ya. Makannya kita nunggu cuaca bagus dulu, tapi kita tetap bergerak. Kalo emang lubang itu berbahaya kita akan lakukan penambalan," ujar dia.

Tidak hanya itu saja, selama proses penambalan jalan berlubang, Tim URC Bina Marya juga membersihkan tali air. Beberapa kerusakan jalan karena memang adanya genangan dari tersumbatnya tali air.

BACA JUGA: Jalan Berlubang Tuai Keluhan Warga Bekasi

Saat ini Dinas BMSDA Kota Bekasi masih terus melakukan pendataan dan melakukan penambalan jalan berlubang yang dinilai darurat untuk segera diperbaiki.

"Ada beberapa jalan yang rusak seperti di Jalan Mustikajaya itu ada, depan Dukuh Zambrud, Kali Malang depan Kota bintang, Jalan Cipendawa, kita juga sudah melakukan penjadwalan untuk dilakukan perbaikan, Jalan I Gusti Ngurah Rai juga kita lagi jadwalnya untuk dilakukan perbaikan," demikian kata dia. (Adika F Utomo)