BEKASI.POJOKSATU.ID - Prestasi Tim Pelajar Garuda Muda U-14 yang berhasil meraih gelar juara pertama pada ajang Bangkok International Youth Cup U-14 di Thailand menjadi bukti nyata keberhasilan sistem pembinaan sepakbola usia dini di daerah, termasuk Kota Bekasi.

Capaian tersebut tidak lepas dari peran Askot PSSI Kota Bekasi dalam membangun ekosistem pembinaan yang berjenjang dan berkelanjutan.

Dalam turnamen yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026 itu, tiga pemain asal Kota Bekasi yang merupakan binaan SSB Tajimalela Football Academy turut menjadi bagian penting skuad Garuda Muda U-14.

Baca Juga: Kue Ulang Tahun dari Polres Metro Bekasi, Momen Hangat HPN ke 80 untuk Wartawan

Ketiga pemain tersebut adalah Virly Fabian K, Ibrahim Aldebaraan Utomo, dan Raqilla Zaidan Sakhi.

Ketiganya tampil bersama tim pelajar Indonesia hingga sukses menjuarai turnamen internasional tersebut.

Tak hanya di kelompok usia U-14, kontribusi talenta muda Bekasi juga terlihat di kategori usia lain.

Baca Juga: Audiensi dengan Petani, Plt Bupati Bekasi Dorong Solusi Irigasi dan Pengendalian Banjir

Pemain binaan SSB Thunder 11, Barra Alvirizky Sutanto, turut memperkuat tim Garuda Muda U-12 dan berhasil membawa pulang peringkat keempat pada ajang yang sama.

Keikutsertaan pemain Bekasi di tiga kelompok usia sekaligus mempertegas peran daerah dalam menopang regenerasi sepakbola nasional.

Head Coach Tajimalela FA dan SSB Thunder 11, Sugeng Waluyo, menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang pembinaan yang melibatkan banyak pihak, mulai dari SSB, pelatih, orang tua, hingga Askot PSSI Kota Bekasi.

Baca Juga: Plt Bupati Bekasi Serius Tangani Masalah Pertanian Utara, Fokus Banjir dan Kekeringan

“Saya selaku head coach Tajimalela dan SSB Thunder 11 turut bangga atas pencapaian prestasi anak-anak binaan kami, dari tahapan seleksi hingga menjadi juara di Thailand,” ujar Sugeng.

Menurutnya, Askot PSSI Kota Bekasi memiliki peran penting dalam membangun iklim kompetisi dan pembinaan yang sehat, sehingga pemain muda memiliki jalur pengembangan yang jelas sejak usia dini.

“Ini menjadi motivasi yang lain untuk lebih giat lagi berlatih, terkhusus hasil binaan Askot PSSI Kota Bekasi. Kami turut bangga atas hasil pencapaian wakil Kota Bekasi di ajang tersebut,” tambah Sugeng, yang juga merupakan Pelatih Porprov Sepakbola Putra Kota Bekasi.

Keberhasilan Garuda Muda U-14 menjuarai Bangkok International Youth Cup usai mengalahkan Hope Titans asal Filipina dengan skor 2-1 di partai final menjadi puncak dari proses pembinaan tersebut.

Sementara itu, tim Garuda Muda U-13 meraih posisi kedua dan Garuda Muda U-12 menempati peringkat keempat, menunjukkan konsistensi Indonesia di level usia dini.

Baca Juga: DLH Kota Bekasi Minta Pengelola SPPG Perbaiki Sistem Limbah, Warga Diminta Aktif Awasi Lingkungan

Setelah turnamen internasional tersebut, para pemain binaan Kota Bekasi kembali fokus melanjutkan agenda kompetisi nasional.

Saat ini, mereka tengah mengikuti Liga Top Skor 1 U-13 di Jakarta sebagai bagian dari proses pembinaan berkelanjutan.

Prestasi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa regenerasi sepakbola Kota Bekasi berjalan ke arah yang positif.

Dengan pembinaan usia dini sebagai fondasi utama dalam mencetak pemain masa depan yang siap bersaing di level nasional maupun internasional.***