BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota Bekasi menargetkan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) mulai beroperasi pada akhir 2027 atau paling lambat awal 2028.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengatakan, pembangunan fasilitas PSEL diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 18 hingga 19 bulan.

Dengan demikian, fasilitas tersebut diharapkan dapat selesai dan mulai beroperasi sesuai target yang telah ditetapkan.

“Targetnya akhir 2027 atau awal 2028. Ini merupakan momentum titik nol dimulainya pembangunan,” kata Tri, Rabu 26 Agustus 2026.

Baca Juga: Siaga Satu di Kabupaten Bekasi Jelang Aksi 27 Agustus 2026

Menurutnya, setelah groundbreaking, pembangunan akan memasuki tahapan pelaksanaan konstruksi. Pemkot Bekasi akan melakukan pengawasan dan pendampingan agar pembangunan berjalan sesuai jadwal.

“Setelah groundbreaking, kami memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan. Tentu ada pengawasan, pendampingan, dan sebagainya,” ujarnya.

Tri menjelaskan, PSEL nantinya memiliki kapasitas pengolahan mencapai 1.500 ton sampah per hari.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kota Bekasi ketika mulai beroperasi.

Saat ini, timbulan sampah di Kota Bekasi mencapai sekitar 1.800 ton per hari. Dengan kapasitas PSEL sebesar 1.500 ton per hari, masih terdapat sekitar 300 ton sampah per hari yang perlu ditangani melalui skema pengelolaan lainnya.

Baca Juga: Pemerintah Percepat Pembangunan PSEL di 40 Kota, Zulhas Targetkan Persoalan Sampah Tuntas hingga 80 Persen pada 2029

Karena itu, Pemkot Bekasi juga tetap mendorong pemilahan sampah dari sumbernya sembari pembangunan PSEL berlangsung.

Tri mengatakan, keberhasilan PSEL tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas, tetapi juga kesiapan sistem pendukung, termasuk pengangkutan dan ketersediaan sampah untuk diolah.

Pemkot Bekasi, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebutuhan tersebut terpenuhi sehingga ketika PSEL selesai dibangun, fasilitas dapat langsung didukung dengan pasokan sampah yang memadai.

“Pemilahan tetap harus dituntaskan. Tadi Pak Menteri juga sudah menyampaikan bahwa persoalan ini bukan hanya selesai dengan pembangunan PSEL, tetapi bagaimana gerakan terkait pemilahan sampah terus dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga: PSEL Kota Bekasi Mulai Dibangun dengan Investasi Rp3 Triliun, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah

Dengan dimulainya pembangunan pada Agustus 2026, Pemkot Bekasi berharap target operasional PSEL pada akhir 2027 dapat terealisasi sehingga fasilitas tersebut segera memberikan dampak terhadap penanganan sampah di Kota Bekasi.***