BEKASI.POJOKSATU.id - Hingga detik ini Polres Metro Bekasi Kota terus berusaha mengungkap kasus pembunuhan pegawai Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Korban bernama Waryanto (51 tahun) . Dia tinggal di sebuah rumah kontrak yang berada di Gang Mangga, Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
Waryanto diketahui tinggal di tempat itu sejak 2009. Dia tinggal seorang diri.
"Beliau ngontrak sejak tahun 2009 dan dia sendiri tidak sama keluarganya," ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus, Selasa, 23 Juli 2024.
Baca Juga: Ternyata Begini Cara Penyelenggara Judi Sabung Ayam di Jatiasih Tutupi Aksi Mereka
Kendati mengontrak seorang diri, kedua rekan korban kerap berkunjung dan bermain ke kediaman korban.
“(Dua rekan kerja korban) sering berkunjung ke kontrakan korban karena sudah mengenal lama, sering transit saat sedang bekerja atau beristihat,” jelas Firdaus.
Sementara itu, salah satu tetangga korban, Eva, mengatakan sebelum tinggal sendiri, korban pernah tinggal bareng rekan-rekannya.
“Setahu aku ya itu 2017 akhir, itu (ngontrak) berempat awalnya sama ada operator namanya siapa gitu tapi kita tahunya Opung, satu lagi suka dipanggil Gingseng itu suka mancing dia tapi pindah sama anaknya,” tegas dia.
Baca Juga: Polisi Cokok Puluhan Orang di Arena Sabung Ayam Jatiasih
Kalau setiap harinya, kata Eva, rekannya yang selalu mendatangi rumah kontrakan korban dan hanya numpang untuk beristirahat saja.
"Cuman dia enggak tidur di sini, dia orang Cileungsi apa Bogor, paling taruh helm aja, nanti dia pulang mandi, pakai jaket, ambil helm terus pulang lagi, jadi ga tidur di sini,” jelas dia.
Waryanto juga dikenal sebagai sosok yang pendiam dan tertutup. Eva juga menyebut Waryanto jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.***




