BEKASI, POJOKSATU.id - Penyidik Polsek Bekasi Selatan terus memperdalam penanganan insiden tawuran antar-kelompok pelajar yang pecah di Jalan Raya Cikunir, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Hasil pengembangan terbaru mencatat jumlah remaja yang diamankan membengkak menjadi 12 orang, bertambah dari laporan awal yang sebelumnya berjumlah enam orang.
Enam pelajar tambahan dari kelompok lawan yang dicokok aparat masing-masing berinisial RFA (13 tahun), IRR (15 tahun), MRA (15 tahun), A (16 tahun), MR (15 tahun), dan RBA (13 tahun).
Dengan penangkapan ini, kepolisian kini memeriksa secara intensif masing-masing enam perwakilan dari kedua kubu yang bertikai. Keterlibatan remaja di bawah umur yang mayoritas masih mengemban pendidikan tingkat SMP/MTs ini memicu keprihatinan serius.
Kapolsek Bekasi Selatan, AKP Rumangga P. Napitupulu, menjelaskan identifikasi jaringan ini dilakukan melalui digital forensik dan penelusuran rekam jejak komunikasi media sosial. Penyidik menemukan fakta bahwa setiap kelompok menunjuk admin khusus pengelola akun Instagram untuk menyepakati jadwal serta lokasi bentrokan fisik.
"Pengembangan pemeriksaan juga mengungkap fakta baru adanya dua korban luka-luka dari kedua belah pihak. Korban F mengalami luka sabetan tajam pada pergelangan tangan kiri dan punggung kiri hingga harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid," tutur dia.
Sementara dari kelompok lawan, remaja berinisial RFA menderita luka pada tangan kiri akibat sabetan penggaris besi.
Dalam pengungkapan ini, penyidik Unit Reserse Kriminal Polsek Bekasi Selatan turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah golok, lima unit telepon genggam yang dipakai berkoordinasi, serta sejumlah pakaian bernoda darah milik para pelaku.
“Penanganan kami lakukan terhadap kedua kelompok secara menyeluruh dan berimbang. Kami mendalami siapa yang terlibat langsung dalam kekerasan, siapa yang membawa senjata, serta peran pihak lain di lokasi kejadian. Setiap anak harus diperiksa berdasarkan keterlibatannya masing-masing,” demikian kata dia.




