BEKASI.POJOKSATU.id, Polres Metro Bekasi Kota menyelidiki dugaan jaringan peredaran narkotika jenis sabu yang diduga diperjualbelikan melalui media sosial Instagram di wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi.
Penyelidikan dilakukan setelah video yang memperlihatkan seorang pria diduga menaruh paket berisi narkotika di lingkungan perumahan viral di media sosial.
Kasatresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Untung Riswaji, mengatakan pihaknya menindaklanjuti informasi tersebut setelah menerima laporan dari Tim Patroli Media Sosial Polres Metro Bekasi.
“Setelah laporan ditindaklanjuti, Tim Satnarkoba melakukan pendalaman terhadap tempat kejadian perkara (TKP). Kami menemukan TKP di daerah Jatisampurna, kemudian melakukan penyelidikan,” kata Untung.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan seorang pria yang terekam kamera CCTV sedang menaruh atau membuang barang yang diduga narkotika jenis sabu.
Menurut Untung, pria tersebut telah diamankan pada Jumat (23/10/2026). Polisi masih mendalami keterlibatan terduga pelaku, termasuk menelusuri asal-usul barang dan pihak yang diduga mengambil paket tersebut.
“Alhamdulillah, tadi siang kami mengamankan orang yang terekam CCTV sedang menaruh atau membuang barang yang diduga narkotika jenis sabu,” ujarnya.
Untung mengungkapkan, pria yang diamankan tersebut merupakan residivis kasus narkotika. Meski demikian, polisi masih membutuhkan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.
Polisi juga menelusuri dugaan penjualan narkotika melalui Instagram, termasuk akun-akun yang digunakan serta pihak yang diduga terlibat dalam transaksi dan peredarannya.
“Penjualannya melalui Instagram. Kami masih mendalami akun-akun yang digunakan maupun pihak yang melakukan pembelian dan peredaran tersebut,” ungkap Untung.
Hingga saat ini, polisi belum menemukan barang bukti dari hasil penggeledahan karena rumah terduga pelaku belum digeledah.
Penyelidikan masih berlanjut untuk memastikan asal barang, pola peredaran, dan kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.
“Kebetulan yang bersangkutan juga seorang residivis narkotika. Wilayah peredaran dan asal-usul barang masih kami dalami,” jelasnya.





