BEKASI.POJOKSATU.id – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap keselamatan jalan tol, PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) bersama Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mengadakan sosialisasi mengenai bahaya kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL).
Acara digelar di Rest Area KM 88 Tol Cipularang, sebagai bagian dari kampanye nasional “Indonesia Menuju Zero ODOL” yang berlangsung sepanjang Juni 2025.
Selain edukasi, kegiatan ini juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi truk, sebagai upaya mendukung kebugaran pengemudi saat bertugas.
Sejumlah pemateri hadir dalam sosialisasi ini, seperti Agni Mayvinna, Senior Manager RO 3 JMT, dan Ahmad Wildan, Senior Investigator KNKT.
Keduanya menekankan pentingnya peran aktif pengemudi dalam menjaga keselamatan berkendara, khususnya dalam menghadapi risiko kendaraan bermuatan lebih. Wildan juga memaparkan teknik pengereman yang aman di jalan menurun bagi kendaraan berat.
“Risiko akibat ODOL bukan hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga bisa berdampak hukum yang akan ditanggung oleh pengemudi,” tegas Wildan.
Kegiatan juga diikuti dengan operasi penertiban kendaraan ODOL yang melibatkan BPTD Kelas II Jawa Barat, PJR Zebra 006 Cipularang, Dishub Kabupaten dan Provinsi Jawa Barat, Kogartap II Bandung, serta PT Jasa Raharja.
Sebanyak 82 kendaraan diperiksa, dengan rincian 28 kendaraan dinyatakan melanggar:
- 3 kendaraan over dimensi & over muatan
- 5 kendaraan over dimensi
- 13 kendaraan over muatan
- 1 melanggar Tata Cara Muat (TCM)
- 6 melanggar dokumen perjalanan
Jasa Marga mengapresiasi dukungan semua pihak dan berharap kampanye ini meningkatkan kesadaran pengemudi dalam menciptakan lalu lintas jalan tol yang lebih aman dan tertib.***




