BEKASI.POJOKSATU.id - Gempa dengan kekuatan 4,9 Skala Richter yang terjadi di Kabupaten Bekasi, membuat tujuh perjalanan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) batal berangkat.

Pusat gempa bumi tersebut berada di darat 14 kilometer sebelah tenggara Kabupaten Bekasi dengan kedalaman 10 kilometer, yang terjadi pada Rabu 20 Agustus 2025.

"KCIC memutuskan untuk membatalkan perjalanan Whoosh mulai 20.00 hingga 21.25 yang belum diberangkatkan pada hari ini akibat gempa bumi yang terjadi di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya," kata GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa kepada wartawan, Kamis  21 Agustus 2025.

Baca Juga : BPBD Kabupaten Bekasi Mencatat Hanya Satu Bangunan Mengalami Rusak Parah Akibat Gempa Bumi

Eva mengatakan, bahwa keselamatan operasional Whoosh yang diutamakan pasca gempa bumi yang terjadi di wilayah Bekasi.

Eva mengaku, bahwa notifikasi gempa juga terdeteksi oleh sistem peringatan dini di jalur Whoosh.

"Notifikasi gempa tersebut terdeteksi melalui sistem earth quake early warning system yang terpasang di sepanjang jalur Whoosh, sehingga perjalanan dapat langsung diamankan," jelas Eva.

Baca Juga : KAI Pastikan Jalur Kereta Aman Pasca Gempa Bekasi, 18 KA Sempat Berhenti

Eva menuturkan, bahwa penumpang akan mendapatkan biaya pengembalian tiket 100%. Proses pengembalian tiket dapat dilakukan di stasiun.

"Penumpang yang terdampak pembatalan akan mendapatkan fasilitas pengembalian bea tiket 100%. Proses pengembalian dapat dilakukan melalui loket stasiun hingga H+3 setelah jadwal keberangkatan. Dana pengembalian akan ditransfer kembali kepada penumpang maksimal 15 hari kerja setelah proses pembatalan dilakukan," tutur dia.

Adapun rincian 7 perjalanan yang dibatalkan adalah sebagai berikut:

1. Keberangkatan dari Stasiun Halim: G1057, G1059, G1061, dan G1063

2. Kedatangan menuju Stasiun Halim: G1060, G1062, dan G1064.***