BEKASI.POJOKSATU.id – Menghadapi peningkatan arus balik libur Tahun Baru 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menerapkan siaga penuh di seluruh koridor utama Trans Jawa guna memastikan perjalanan pengguna jalan dari Wilayah Timur berlangsung aman, lancar, dan nyaman.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa perusahaan melakukan pemantauan lalu lintas secara intensif disertai kesiapan operasional di seluruh ruas tol yang dikelola. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen JTT dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pasca libur panjang.
Pada periode Hari H hingga H+2 libur Tahun Baru 2026, yakni 1–3 Januari 2026, tercatat sebanyak 119.455 kendaraan melintas dari Wilayah Timur Trans Jawa menuju arah Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama.
Baca Juga: Kendaraan Menuju Jakarta Masih Dominasi Arus Lalu Lintas di Jalan Layang MBZ
Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 43,12 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 83.463 kendaraan.
Sebaliknya, pergerakan kendaraan menuju Wilayah Timur Trans Jawa pada periode yang sama mulai menunjukkan penurunan. Tercatat sebanyak 95.645 kendaraan melintas ke arah timur melalui GT Cikampek Utama, atau turun 1,95 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 97.552 kendaraan.
Peningkatan volume lalu lintas juga terpantau di sejumlah ruas tol Trans Jawa yang dikelola JTT di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Di Jawa Tengah, arus kendaraan yang meninggalkan Semarang melalui GT Kalikangkung mencapai 76.911 kendaraan atau naik 77,49 persen dari lalu lintas normal. Sementara kendaraan yang menuju Semarang tercatat 53.159 kendaraan, sedikit menurun dibandingkan kondisi normal.
Di GT Banyumanik, kendaraan yang mengarah ke Jakarta tercatat sebanyak 95.097 kendaraan atau meningkat 72,96 persen dari lalu lintas normal. Adapun kendaraan menuju Solo mencapai 86.471 kendaraan atau naik 14,93 persen.
Baca Juga: Efek Digitalisasi Pajak, Pelaporan SPT Awal Tahun Pecahkan Rekor
Sementara itu, di wilayah Jawa Timur, arus kendaraan menuju Jakarta melalui GT Warugunung tercatat relatif stabil dengan 64.168 kendaraan. Sedangkan kendaraan menuju Surabaya melalui gerbang yang sama mengalami kenaikan menjadi 65.588 kendaraan.
Lonjakan lalu lintas juga terjadi di GT Kejapanan Utama dan GT Singosari. Di GT Kejapanan Utama, kendaraan menuju Surabaya tercatat 97.809 kendaraan atau meningkat 29,93 persen, sedangkan arah Malang mencapai 85.556 kendaraan.
Di GT Singosari, kendaraan menuju Surabaya mencapai 52.273 kendaraan atau naik 35,34 persen, sementara kendaraan menuju Malang tercatat 50.692 kendaraan.
PT Jasamarga Transjawa Tol mengimbau para pengguna jalan tol Trans Jawa untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Masyarakat diharapkan dapat memilih waktu perjalanan yang tepat, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memeriksa kecukupan BBM, daya kendaraan, dan saldo uang elektronik.
Selain itu, pengguna jalan diminta untuk senantiasa mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama. Informasi terkini seputar lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 14080 maupun aplikasi Travoy untuk pengguna iOS dan Android.




