BEKASI.POJOKSATU.id - PT Jasamarga Metropolitan Tollroad melalui Representative Office 2 akan melaksanakan pekerjaan rekonstruksi perkerasan di sejumlah titik Ruas Tol Jakarta-Tangerang (Janger) sebagai bagian dari program pemeliharaan rutin untuk menjaga kualitas jalan tol dan meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan.
Senior Manager Representative Office Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Ginanjar Bekti, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program preservasi jalan yang dilakukan secara berkala guna memastikan kondisi perkerasan tetap prima sekaligus memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.
Rekonstruksi perkerasan dilakukan untuk menjaga keandalan infrastruktur sehingga Ruas Tol Jakarta-Tangerang dapat terus memberikan layanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat maupun kendaraan logistik yang melintas di kawasan Jabodetabek," kata dia dalam keterangan resmi, Senin, 8 Juni 2026.
Pekerjaan akan dilaksanakan oleh Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM). Selama proses berlangsung, Jasa Marga telah menyiapkan pengamanan area kerja, rekayasa lalu lintas, serta pemasangan rambu-rambu guna menjaga keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: Pertamina Tanggapi Kebakaran Mobil Tangki di Cipali, Penyaluran BBM ke SPBU Tidak Terdampak
Pekerjaan rekonstruksi dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 8 Juni hingga Selasa, 16 Juni 2026 di sejumlah titik pada arah Jakarta maupun arah Tangerang.
Untuk arah Jakarta, pekerjaan akan dilakukan di beberapa lokasi, yakni KM 24+120 hingga KM 24+035, KM 23+180 hingga KM 23+130, KM 21+820 hingga KM 21+690, serta lajur 3 Off Ramp Kembangan dengan jadwal pelaksanaan yang berbeda-beda sepanjang periode pekerjaan.
Sementara itu, untuk arah Tangerang, rekonstruksi perkerasan dilakukan di KM 17+670 hingga KM 18+080 dan KM 14+968 hingga KM 15+022.
Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi lokasi rekonstruksi akan ditutup sementara dan tidak dapat dilalui kendaraan. Namun demikian, lajur lainnya tetap dapat digunakan sehingga arus lalu lintas diharapkan tetap berjalan.
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kegiatan pemeliharaan tersebut.
Pengguna jalan juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di sekitar area pekerjaan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan, serta merencanakan waktu perjalanan dengan baik.
Selain itu, pengendara diingatkan untuk memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi guna menghindari hambatan saat melakukan transaksi di gerbang tol.
Melalui program pemeliharaan berkala ini, Jasa Marga berharap kualitas layanan dan keamanan Ruas Tol Jakarta-Tangerang dapat terus terjaga sehingga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Jabodetabek.***




