BEKASI.POJOKSATU.id – Menyambut masa libur sekolah dan meningkatnya pergerakan masyarakat menuju berbagai destinasi wisata, Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division melaksanakan pekerjaan preservasi rutin di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi.
Kegiatan pemeliharaan berupa rekonstruksi perkerasan jalan serta pekerjaan Scrapping, Filling, and Overlay (SFO) tersebut berlangsung mulai 21 Juni hingga 27 Juni 2026 sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur agar tetap aman, nyaman, dan andal dilalui kendaraan, terutama menjelang lonjakan arus perjalanan selama musim liburan. Sebagai salah satu jalur utama yang menghubungkan kawasan ekonomi dan pariwisata, Tol Cipularang dan Padaleunyi memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik nasional.
Pekerjaan pemeliharaan dilaksanakan oleh Representative Office (RO) 3 JMT bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM). Selama proses berlangsung, petugas telah disiagakan di lokasi untuk mengatur lalu lintas, mengamankan area kerja, serta memasang rambu-rambu dan penunjuk arah guna menjaga keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: Pertamina Ramaikan Jakarta Fair 2026, Ada Trade-In Bright Gas Gratis dan Promo Menarik
Sejumlah titik di Tol Cipularang menjadi lokasi rekonstruksi perkerasan, baik arah Bandung maupun Jakarta. Selain itu, pekerjaan SFO juga dilakukan di akses keluar Sadang. Sementara di Tol Padaleunyi, perbaikan mencakup sejumlah akses masuk dan keluar gerbang tol seperti Buah Batu, Pasteur, Kopo, Padalarang, Pasir Koja, dan Toha, serta beberapa ruas utama yang memerlukan pelapisan ulang jalan.
Selama pengerjaan berlangsung, lajur yang menjadi objek perbaikan akan ditutup sementara. Namun pengguna jalan tetap dapat melintas melalui lajur lain yang masih beroperasi secara normal sehingga arus lalu lintas tetap berjalan.
Senior Manager RO 3 JMT Agus Susilo mengatakan, pemeliharaan intensif dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi peningkatan volume kendaraan selama libur sekolah.
“Menjelang masa libur anak sekolah, kami memproyeksikan adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan, terutama kendaraan keluarga yang menuju ke arah destinasi wisata di Bandung dan sekitarnya," kata dia dalam keterangannya, Senin, 22 Juni 2026.
"Oleh karena itu, preservasi ini intensif kami lakukan agar kondisi perkerasan jalan tol tetap prima untuk menjamin perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan. Kami juga sangat menyarankan pengguna jalan untuk secara aktif memantau kondisi lalu lintas terkini dan merencanakan rute perjalanan melalui aplikasi Travoy,” sambung Agus.
Baca Juga: Pemeliharaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Berlanjut Hingga 26 Juni, Sejumlah Lajur Ditutup Sementara
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat melintas di sekitar area pekerjaan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengendara juga disarankan mengatur waktu perjalanan dengan baik dan memastikan saldo kartu elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol guna menghindari antrean.
Pihak Jasa Marga turut menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan selama proses pemeliharaan berlangsung dan memastikan seluruh pekerjaan dilakukan demi meningkatkan kualitas layanan serta keselamatan pengguna jalan.***




