BEKASI.POJOKSATU.id - PT Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) bersama Jasamarga Maintenance Tollroad (JMTM) akan melaksanakan rekonstruksi perkerasan beton di sejumlah titik Ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Pekerjaan yang menggunakan metode setting 24 jam tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Jumat, 3 Juli 2026, hingga Senin, 6 Juli 2026.
Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, mengatakan pekerjaan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin untuk menjaga kualitas jalan tol agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Menurut Alvin, pemeliharaan berkala dilakukan guna memastikan kondisi perkerasan jalan tetap andal sehingga perjalanan pengguna jalan berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Baca Juga: Ramai Antrean Pertalite di SPBU Cirebon, Pertamina Tegaskan Pasokan BBM Tetap Aman
Selama proses pengerjaan, Jasa Marga akan menerapkan pengamanan sesuai prosedur operasional. Berbagai perlengkapan keselamatan disiapkan, mulai dari petugas pengatur lalu lintas, rambu peringatan, traffic cone, water barrier, hingga lampu peringatan (warning light) untuk menjaga keselamatan pengguna jalan maupun petugas di lapangan.
Adapun pekerjaan rekonstruksi dilakukan di Ruas Tol JORR arah Serpong dengan rincian sebagai berikut:
Lajur 2 KM 36+425 hingga KM 36+380, mulai Jumat (3/7/2026) pukul 20.00 WIB sampai Senin (6/7/2026) pukul 05.00 WIB.
Lajur 2 KM 35+960 hingga KM 35+945, pada waktu yang sama.
Lajur 2 KM 35+920 hingga KM 35+905, juga dilaksanakan pada periode yang sama.
Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi lokasi rekonstruksi akan ditutup sementara. Meski demikian, lajur lainnya tetap dapat digunakan sehingga arus lalu lintas tetap berjalan normal.
Baca Juga: Jasa Marga Siagakan Seluruh Layanan Tol Hadapi Lonjakan Arus Libur Sekolah Juni-Juli 2026
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pekerjaan. Pengguna jalan diimbau merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan saldo kartu elektronik mencukupi, mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan demi keselamatan bersama.




