BEKASI.POJOKSATU.id - Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) akan melaksanakan pekerjaan pemeliharaan jalan di Ruas Tol Jakarta-Tangerang mulai 6 hingga 13 Juli 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas infrastruktur sekaligus memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Amri Sanusi, mengatakan Ruas Tol Jakarta-Tangerang merupakan salah satu jalur dengan tingkat mobilitas yang sangat tinggi karena menjadi penghubung Jakarta, Tangerang, hingga akses menuju Bandara Soekarno-Hatta.
"Sebagai salah satu ruas tol dengan tingkat mobilitas tertinggi, Ruas Tol Jakarta–Tangerang memiliki peran strategis dalam menghubungkan Jakarta dengan wilayah Tangerang dan sekitarnya, termasuk sebagai akses utama menuju Bandara Soekarno-Hatta," ujarnya.
Menurut Amri, tingginya volume kendaraan membuat pemeliharaan jalan harus dilakukan secara berkala agar kondisi perkerasan maupun fasilitas keselamatan tetap terjaga.
Baca Juga: Jasa Marga Lakukan Perbaikan Tol Jagorawi 5 Sampai 13 Juli 2026, Cek Titik Pengerjaannya
Pekerjaan rekonstruksi dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 6 Juli 2026 pukul 06.00 WIB hingga Senin, 13 Juli 2026 pukul 05.00 WIB. Selama proses tersebut, Jasa Marga akan menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan agar arus kendaraan tetap berjalan.
Adapun pekerjaan akan dilakukan di sejumlah titik, yakni:
Arah Jakarta
- Lajur 2 KM 18+625 hingga KM 18+570 pada 6-8 Juli 2026.
- Lajur 1 KM 18+980 hingga KM 18+965 pada 8-10 Juli 2026.
- Lajur 2 KM 17+075 hingga KM 16+900 (empat titik) pada 11-13 Juli 2026.
Arah Tangerang
- Lajur 1 KM 23+265 hingga KM 23+375 pada 6-8 Juli 2026.
- Lajur 2 KM 24+865 hingga KM 24+905 pada 9-11 Juli 2026.
- Off Ramp Bitung pada 9-13 Juli 2026.
- Lajur 2 KM 10+760 hingga KM 10+835 pada 11-13 Juli 2026.
Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi lokasi perbaikan akan ditutup sementara, sedangkan lajur lainnya tetap dapat digunakan untuk melayani arus lalu lintas.
Jasa Marga juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diimbau mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, mengatur waktu dan rute perjalanan, serta memastikan saldo kartu elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol.***




