BEKASI.POJOKSATU.id – PT Jasamarga Persero mencatat sebanyak 2,3 juta kendaraan arah Jakarta telah kembali hingga Jumat pagi, 2 Januari 2026. Meski demikian, pergerakan arus balik dinilai masih berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Direktur Utama PT Jasamarga, Rivan Achmad Purwantono, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat sekitar 46 persen kendaraan dari wilayah Jawa Timur melalui Trans Jawa serta Jawa Tengah yang belum kembali ke Jakarta.

“Dominasi yang kembali saat ini masih dari Barat sebesar 30 persen dan Timur 44 persen. Dari arah Timur itu, 53 persennya berasal dari Bandung,” ungkap Rivan, Jumat, 2 Januari 2026.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Nataru Diprediksi Terjadi 4 Januari 2026, Jasamarga Imbau Warga Atur Waktu Pulang

Rivan menjelaskan, untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas, khususnya di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama), pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian.

“Masih ada 46 persen dari Trans Jawa yang belum masuk. Ini yang harus kita persiapkan, terutama di Cikatama pada tanggal 4 nanti. Pasti akan terjadi kepadatan dibandingkan hari normal,” jelas dia.

Lebih lanjut, Rivan menuturkan bahwa puncak arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan akan terjadi pada 4 Januari 2026, dengan volume kendaraan menuju Jakarta mencapai 196.000 kendaraan.

Baca Juga: Kendaraan Keluar Jakarta Tembus 2,4 Juta, Arah Trans Jawa dan Bandung Paling Dominan

“Bahwa pada tanggal tersebut, volume kendaraan yang akan menuju Jakarta sebesar 196.000,” tutup Rivan.

PT Jasamarga mengimbau masyarakat yang masih berada di luar Jakarta agar mengatur waktu perjalanan dengan bijak guna menghindari kepadatan saat puncak arus balik dan memastikan perjalanan tetap aman serta nyaman.***