BEKASI.POJOKSATU.id - Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPD Harapan Kita) memperkenalkan kemampuan pelayanan kardiovaskular Indonesia kepada perwakilan diplomatik dari 43 negara melalui kegiatan Diplomatic Hospital Visit di Jakarta, Selasa (28/10/2026).

Kegiatan bertema Transforming Cardiovascular Care: From National Network to Global Impact tersebut menjadi bagian dari upaya RSJPD Harapan Kita memperluas jejaring internasional dan membuka peluang kerja sama dalam pengembangan pelayanan jantung dan pembuluh darah.

Melalui kegiatan itu, para perwakilan negara sahabat diperkenalkan dengan berbagai layanan medis, fasilitas kesehatan, serta dukungan tenaga medis profesional yang dimiliki rumah sakit tersebut.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan RSJPD Harapan Kita, Dr. drg. Maya Marinda Montain, M.Kes., mengatakan pengenalan layanan kepada komunitas diplomatik diharapkan dapat memperkuat hubungan dengan berbagai negara.

“Melalui Diplomatic Hospital Visit ini, kami ingin memperkenalkan lebih jauh kapabilitas dan keunggulan layanan kardiovaskular RSJPD Harapan Kita kepada komunitas internasional,” kata Maya.

Dia mengatakan kegiatan tersebut juga diharapkan membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengembangan kemitraan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jantung.

“Kami juga berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk membangun jejaring kerja sama dengan berbagai negara, membuka peluang pertukaran pengetahuan, serta mendorong pengembangan pelayanan jantung dan pembuluh darah yang semakin berkualitas dan berdaya saing global,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, RSJPD Harapan Kita memaparkan layanan penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah melalui tindakan bedah maupun nonbedah.

Pemaparan layanan bedah disampaikan oleh dr. Dicky Aligheri, Sp.BTKV(K), sedangkan layanan nonbedah dipaparkan oleh dr. Siska Suridanda D., Sp.JP(K). Keduanya merupakan dokter spesialis di RSJPD Harapan Kita.

Materi tersebut menjelaskan pendekatan penanganan pasien berdasarkan indikasi medis dan kebutuhan masing-masing individu.

Kegiatan itu juga menghadirkan Direktur Utama RSJPD Harapan Kita, Dr. dr. Iwan Dakota, Sp.JP(K), MARS, serta Maya Marinda Montain untuk memberikan penjelasan mengenai pengembangan rumah sakit, strategi peningkatan layanan, dan penguatan jejaring pelayanan kesehatan.

Selain pemaparan materi, para peserta mengikuti kunjungan fasilitas atau hospital tour untuk melihat secara langsung sistem pelayanan di rumah sakit tersebut.

Kunjungan meliputi unit pelayanan di lantai 8, layanan rehabilitasi di lantai 5, pemeriksaan penunjang di lantai 2, serta Poli Eksekutif dan layanan Medical Check Up (MCU) di lantai 1.

Melalui kunjungan itu, para peserta memperoleh gambaran mengenai fasilitas, alur pelayanan, dan keterpaduan berbagai unit dalam mendukung penanganan pasien dengan penyakit jantung dan pembuluh darah.

RSJPD Harapan Kita juga melibatkan sejumlah mitra asuransi, yakni Prudential, Allianz, dan Mandiri Inhealth, melalui stan informasi untuk memperkenalkan ekosistem pelayanan kesehatan dan peluang sinergi dalam mendukung akses terhadap layanan medis.

Melalui kegiatan tersebut, RSJPD Harapan Kita berupaya memperkuat komunikasi dengan perwakilan diplomatik negara sahabat serta menjajaki peluang kolaborasi dalam pelayanan medis, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan layanan kardiovaskular.

Upaya itu sejalan dengan komitmen rumah sakit untuk memperkuat perannya sebagai pusat rujukan nasional di bidang jantung dan pembuluh darah sekaligus memperluas kontribusi Indonesia dalam pengembangan pelayanan kardiovaskular di tingkat internasional.