BEKASI.POJOKSATU.ID - Badan Amil Zakat Nasional/Bazis Provinsi DKI Jakarta kembali membuka program mudik gratis tahun 2026.

Tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat umum, program tahun ini juga menghadirkan Mudik Bareng Teman Disabilitas dengan tujuan sejumlah kota di Pulau Jawa.

Program ini menjadi bentuk komitmen Baznas DKI dalam memberikan layanan inklusif bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas yang ingin pulang kampung saat Ramadan dan Idulfitri.

Baca Juga: Mengapa Harga Naik Saat Ramadan? Disdag Bekasi Ungkap Hukum Pasar yang Terjadi Setiap Tahun

Pendaftaran resmi dibuka mulai Rabu 25 Februari 2026 hingga 16 Maret 2026 melalui nomor WhatsApp 0857-7037-0243.

Wakil Ketua IV Bidang SDM Baznas/Bazis DKI Jakarta, Prof. Bunyamin, mengatakan keputusan penyelenggaraan mudik tahun ini telah ditetapkan dan mencakup peserta difabel maupun non-difabel.

“Sudah diputuskan kami akan menyelenggarakan untuk mudik difabel dan non-difabel. Tujuan mudiknya masih wilayah Pulau Jawa seperti Solo, Yogyakarta, Klaten, dan lainnya,” kata Bunyamin, dikutip dari JawaPos, Kamis 26 Februari 2026.

Baca Juga: Tri Adhianto Tinjau Drainase Cimuning, Saluran Tak Terhubung Picu Genangan

Baznas DKI menetapkan sejumlah persyaratan administrasi bagi calon peserta. Pendaftar wajib melampirkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Khusus untuk program disabilitas, peserta harus tercantum dalam satu KK dan terdiri dari satu keluarga.

“Terdiri dari satu ayah satu ibu dan anak anak,” ujar Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Baznas/Bazis DKI Jakarta, Muhammad Bahaudin.

Baca Juga: Hadapi Lonjakan Arus Idulfitri 2026, JTT Perkuat Layanan di Tol Semarang Seksi A,B,C

Adapun kategori disabilitas yang dapat mengikuti program ini meliputi tuna netra, tuna daksa tanpa kursi roda, serta tuli.

Penentuan kategori ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan pendampingan selama perjalanan.

Untuk tahun 2026, Baznas DKI menyediakan empat unit bus khusus bagi peserta disabilitas dengan total kuota mencapai 70 kepala keluarga (KK).

Jumlah armada tersebut sama seperti tahun sebelumnya. Selain itu, peserta umum juga akan diberangkatkan dalam program mudik gratis yang terintegrasi dengan kegiatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Rute perjalanan mudik terbagi menjadi dua jalur utama, yakni jalur utara dan jalur selatan.

Baca Juga: 1.660 Titik Rekonstruksi Jalan di Bekasi Tahun 2026, Ini Daftar Lengkap Program Infrastruktur yang Disiapkan

Jalur utara meliputi Jakarta – Indramayu – Cirebon – Tegal – Pemalang – Pekalongan – Semarang – Boyolali – Yogyakarta – Solo – Surabaya.

Sementara jalur selatan mencakup Jakarta – Garut – Tasikmalaya – Banjar – Cilacap – Purwokerto – Purworejo – Yogyakarta – Solo – Surabaya.

Keberangkatan peserta mudik gratis dijadwalkan pada 17 Maret 2026 dari Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Tawuran Remaja Pecah di Jalan Summarecon Bekasi, Warga Soroti Minimnya Patroli

Tanggal tersebut bertepatan dengan pelaksanaan program mudik gratis yang juga digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama keluarga disabilitas, agar dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi.

Dengan kuota terbatas, masyarakat diimbau segera melakukan pendaftaran sebelum batas waktu yang ditentukan.

Baznas DKI menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara administrasi dan verifikasi data untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Melalui program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat zakat dalam bentuk pelayanan sosial yang nyata dan inklusif.***