BEKASI.POJOKSATU.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali mencatatkan prestasi di kancah internasional. Dalam pemeringkatan Top 1000 World Banks 2026 yang diterbitkan oleh The Banker, BRI berhasil menempati peringkat ke-132 dunia, sejajar dengan sejumlah bank global terkemuka seperti ICBC, Bank of China, JPMorgan, Bank of America, dan Citigroup.
Pemeringkatan tersebut merupakan salah satu acuan paling bergengsi di industri perbankan internasional dan telah diterbitkan secara konsisten sejak 1970 sebagai tolok ukur kekuatan bank-bank di seluruh dunia.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa perseroan mampu menjaga fundamental bisnis dan kekuatan permodalan di tengah tantangan ekonomi global.
“Pencapaian ini menjadi pengakuan atas kemampuan BRI dalam menjaga fundamental kinerja agar tetap sehat, kuat, dan berkelanjutan. Kekuatan permodalan yang terjaga memberikan fondasi penting bagi BRI untuk terus bertumbuh, menjalankan fungsi intermediasi, dan menciptakan nilai yang semakin luas bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Hery.
Baca Juga: Biar Tak Panik Saat Darurat, Pertamina bekali Warga Mekarsari Pelatihan Kebencanaan
Berdasarkan data dalam Top 1000 World Banks per Desember 2025, BRI membukukan Tier 1 Capital sebesar US$17,9 miliar dengan total aset mencapai US$127,2 miliar. Dari sisi profitabilitas, laba sebelum pajak tercatat US$4,3 miliar, didukung Capital Assets Ratio sebesar 14,1 persen, Return on Capital sebesar 18,9 persen, serta Return on Assets mencapai 2,68 persen.
Menurut Hery, capaian tersebut merupakan hasil dari implementasi transformasi BRIvolution Reignite, yang berfokus pada penguatan fondasi bisnis untuk membangun bank yang semakin modern, inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
"Kekuatan fundamental yang terus kami bangun menjadi modal penting bagi BRI untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dengan kualitas aset yang tetap terjaga. Kami optimistis momentum positif ini akan terus berlanjut melalui penguatan digitalisasi, penerapan manajemen risiko yang disiplin, serta fokus pada penciptaan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya.
Ke depan, BRI akan terus memperkuat perannya sebagai bank yang mendukung ekonomi kerakyatan dengan menjadikan UMKM sebagai motor utama pertumbuhan. Perseroan akan memperluas penguatan ekosistem UMKM secara menyeluruh, mulai dari akses pembiayaan, pendampingan usaha, hingga integrasi dengan pasar dan ekosistem digital.
Baca Juga: OAZE, Ekosistem Kehidupan Modern Baru di Cikarang dari Lippoland
Hery juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah, pelaku UMKM, dan insan BRI yang telah berkontribusi terhadap pencapaian tersebut.
“Pengakuan ini kami dedikasikan kepada seluruh nasabah, pelaku UMKM, dan seluruh pekerja BRI. Kepercayaan serta kontribusi mereka menjadi fondasi bagi BRI untuk terus bertumbuh, bertransformasi, dan menghadirkan manfaat ekonomi maupun sosial yang semakin luas bagi masyarakat,” tutupnya.
Sebagai informasi, The Banker merupakan publikasi keuangan internasional yang berada di bawah naungan Financial Times Group. Sejak berdiri pada 1926, media tersebut dikenal sebagai salah satu referensi utama industri perbankan dunia dalam menyajikan analisis dan pemeringkatan sektor keuangan.***




