BEKASI.POJOKSATU.id – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus mengintensifkan perbaikan jalan Tol Jakarta–Cikampek secara bertahap dan terukur guna menjamin keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan, terutama di tengah kondisi curah hujan yang masih berlangsung.

Sebagai kelanjutan dari pekerjaan sebelumnya, JTT melaksanakan penanganan jalan pada Kamis malam, 29 Januari 2026, dengan cakupan Jalur B arah Jakarta dari KM 56 hingga KM 02, serta Jalur A arah Cikampek dari KM 02 sampai KM 71.

Pekerjaan kemudian dilanjutkan pada Jumat, 30 Januari 2026, dengan fokus penanganan di sejumlah segmen prioritas, khususnya pada rentang KM 22+500 hingga KM 52+900 Jalur A arah Cikampek, berdasarkan hasil inspeksi lapangan terkini.

Baca Juga: Turbocharge Konten Otomotif, Era EV dan Tech 2026 yang Bikin Otak Mekanik Meledak

Seluruh aktivitas pemeliharaan dilakukan dengan pengaturan lalu lintas yang terkoordinasi dan tetap mengedepankan aspek keselamatan, baik bagi pengguna jalan maupun petugas yang bekerja di lapangan.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa kegiatan pemeliharaan saat ini dibarengi dengan peningkatan inspeksi proaktif di lapangan.

“Setelah pelaksanaan perbaikan pada hari sebelumnya, JTT kembali melanjutkan penanganan di sejumlah titik lanjutan sesuai prioritas keselamatan. Tim inspeksi kami juga terus bergerak melakukan pengecekan kondisi jalan secara menyeluruh guna memastikan setiap potensi kerusakan dapat segera ditangani,” jelas Ria.

Ia menambahkan bahwa titik-titik penanganan bersifat dinamis dan akan terus diperbarui sesuai hasil inspeksi berkala.

“Kami memastikan setiap pekerjaan dilakukan secara hati-hati dan terukur, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan serta petugas di lapangan,” tambahnya.

Baca Juga: Awal 2026 Jadi Ujian Terberat BEI, Pasar Modal Berguncang dan Dirut Mundur

Menyesuaikan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, JTT juga menerapkan pola kerja yang fleksibel dengan menambah waktu penanganan pada siang hari, selain pekerjaan malam, untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mempercepat respons di lapangan.

“JTT kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama proses pemeliharaan berlangsung. JTT juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan informasi terkait kondisi jalan, yang menjadi masukan penting dalam mendukung percepatan penanganan dan peningkatan kualitas layanan,” tutup Ria.***