Aksi unjuk rasa di DPR-MPR Senayan berdampak pada Tol Dalam Kota. Jasa Marga lakukan rekayasa lalu lintas dan imbau pengguna jalan hindari kawasan Semanggi.
BEKASI.POJOKSATU.id - Aksi unjuk rasa kembali berlangsung di sekitar Gedung MPR/DPR Senayan pada Rabu siang dan berdampak pada arus lalu lintas di Tol Dalam Kota Jakarta.
Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan pengamanan sekaligus rekayasa lalu lintas.
Jumlah massa yang awalnya terkendali meningkat pesat menjelang siang hari hingga memadati kawasan depan Gedung DPR/MPR. Kondisi ini menyebabkan kepadatan lalu lintas, terutama di sekitar akses keluar tol Senayan/DPR-MPR.
Baca Juga: Jasa Marga Bebaskan Tarif di Tiga Gerbang Tol Imbas Unjuk Rasa di DPR-MPR
Atas diskresi Kepolisian, mulai pukul 14.50 WIB, pengendara yang melintas di Tol Cawang–Tomang–Pluit arah Slipi diarahkan keluar melalui off ramp Semanggi KM 07+800 atau putar balik guna menghindari lokasi unjuk rasa.
Situasi semakin memanas pada pukul 15.00 WIB saat massa mulai memasuki area jalan tol. Demi keselamatan, dilakukan pengalihan arus: kendaraan dari arah Cawang diminta putar balik di KM 08+100 dan 09+600, sementara dari arah Slipi diarahkan putar balik di KM 12+400.
“Demi keamanan pengguna jalan, Tol Cawang–Tomang–Pluit untuk sementara kami lakukan pengalihan arus lalu lintas selama aksi berlangsung,” jelas Ginanjar Rakhmanto, Senior Manager Representative Office 2 JMT.
Baca Juga: Perbaikan Ruas Tol Jagorawi Berlangsung Hingga 31 Agustus 2025
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengimbau masyarakat untuk menghindari Tol Dalam Kota, khususnya di kawasan Semanggi dan Senayan, hingga situasi kembali kondusif.
Pengguna jalan diminta memperhatikan jadwal perjalanan, mengikuti arahan petugas, serta memantau perkembangan terkini melalui media sosial resmi Jasa Marga, aplikasi TRAVOY, CCTV live, maupun call center 24 jam di 14080.***




