BEKASI.POJOKSATU.id - Foto tumpukan beras Bansos di salah satu warteg di Kelurahan Telaga Asih Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi membuat heboh masyarakat.

Pasalnya beras bansos yang semestinya disalurkan kepada warga yang terdata tetapi bisa berada di warteg yang notabene merupakan tempat usaha.

Berdasarkan sumber bekasi.pojoksatu.id, foto tumpukan beras itu diambil salah satu warga setempat yang merasa adanya dugaan penyimpangan dalam penyaluran beras bansos.

Baca Juga: Tournament Futsal Sakura Cup 2023 Antarpelajar SMP dan SMA Digelar November 2023

"Sudah tidak bagus (penyaluran beras). Pertama RT-nya sudah tidak dilibatkan dalam pengambilan beras bansos. Medua tidak transparan, dalam arti masyarakat dipilih-pilih dalam mengambil beras bansos itu," ucap M, warga setempar.

Saat dikonfirmasi, Petugas Penyalur yang membantu penyaluran beras bansos yang dikerjakan oleh Pos giro di Kelurahan Telagasih, Nur, menjelaskan mengapa karung beras bansos itu berada di salah satu warteg.

Kata dia, pemilik warteg hanya meminjam karung beras berlogo bantuan pangan untuk mengisi beras yang dibeli dari agen beras.

Baca Juga: Gandeng PPEJP, Hipmi Kabupaten Bekasi Gelar Pelatihan Ekspor Bagi Pelaku UMKM

"Pihak warteg beli beras di agen 1 kwintal otomatis 2 karung beras dia merasa aneh kok isinya beda tidak seperti biasa," kata dia, Jumat, 17 November 2023.

"Pihak warteg berinisiatif mengecek isi beras dengan membagi menjadi 5 karung bekas karung pengalihan, itupun sebelumnya konfirmasi ke kami boleh tidak pinjem karungnya setelah selesai dikembalikan lagi karung kosongnya," ucap Nur.

Ia memastikan pihak warteg tidak membeli beras bansos. Menurut dia, beras bansos yang tidak diambil warga dibawa kembali oleh petugas Pos yang mendistribusikan.

"Maaf beras yang kemarin kita salurkan sudah sesuai data warga malah kami aparat setempat dan pihak Pos giro berinisiatif daripada beras dikembalikan kami malah melakukan pengalihan," ucap dia.

Baca Juga: Perbaikan Sasak Manggala Hampir Rampung, Pekan Depan Warga Bisa Gunakan Kembali

"Memberikan beras ke lansia bukti dan saksi ada masih hidup terkait isu yang menyebarluaskan bahwa beras di beli warteg itu Hoaks," kata Nur.

Saat dikonfirmasi langsung, pemilik warteg enggan menjelaskan darimana beras yang ia dapat untuk keperluan bisnisnya tersebut.***