BEKASI.POJOKSATU.ID - Partai Golkar Kabupaten Bekasi menjadi salah satu partai politik yang hingga kini belum melakukan perombakan kepemimpinan pasca Pemilu 2024.

Di tengah partai-partai lain yang mulai mengganti ketua daerahnya, Golkar Bekasi justru masih menunggu momentum Musyawarah Daerah (Musda) sebagai penentu arah kepemimpinan ke depan.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Akhmad Marjuki, mengakui bahwa agenda Musda kini mulai mengemuka dan menjadi pembahasan internal.

Baca Juga: Akhir Pekan Cerah bagi Investor, Harga Emas Pegadaian Naik Serentak

Ia berharap Musda mendatang tidak berjalan dengan skema aklamasi, melainkan diikuti oleh banyak kandidat yang siap berkompetisi secara terbuka dan sehat.

“Lebih banyak calonnya, lebih bagus. Karena di Golkar itu banyak figur-figur, banyak tokoh-tokoh yang mumpuni. Jadi saya berharap di Musda nanti calonnya jangan hanya calon tunggal,” ujar Marjuki.

Menurut Marjuki, Partai Golkar Kabupaten Bekasi memiliki sumber daya politik yang kuat, baik dari kalangan kader senior maupun generasi muda.

Baca Juga: Dari Layar Gawai ke Paham Ekstrem, Alarm Bahaya Radikalisme Anak Kian Nyata

Kompetisi yang sehat dalam Musda diyakini dapat melahirkan kepemimpinan yang solid sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai.

Meski membuka peluang bagi figur lain, Marjuki tak menutup kemungkinan dirinya kembali maju dalam kontestasi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.

Mantan Pelaksana Tugas Bupati Bekasi itu menyebut dorongan dari internal partai masih cukup besar agar ia kembali memimpin Golkar di daerah tersebut.

Baca Juga: Jangan Lengah! Hujan Ringan Diprediksi Menyelimuti Bekasi Hari Ini

“Kalau saya sendiri, mudah-mudahan karena ABK partai masih minta untuk saya memimpin kembali, insya Allah saya juga ikut di dalam kontestasi itu. Tapi saya berharap kontestasinya harus dengan cara yang sehat,” ungkapnya.

Keputusan Marjuki untuk kembali membuka peluang maju tidak lepas dari capaian Golkar pada Pemilu Legislatif 2024.

Partai berlambang pohon beringin itu berhasil keluar sebagai pemenang di Kabupaten Bekasi, menguasai kursi legislatif dan mengukuhkan dominasinya di parlemen daerah.

Namun demikian, Marjuki menilai kemenangan di legislatif belum cukup.

Ke depan, Golkar Kabupaten Bekasi menargetkan lompatan politik yang lebih besar dengan merebut posisi eksekutif atau kepala daerah pada kontestasi mendatang.

Baca Juga: Jalan Rusak Dipantau Langsung, Warga Bekasi Utara Rasakan Respons Cepat Pemerintah

“Minimal mempertahankan kemenangan Partai Golkar di Kabupaten Bekasi,” kata Marjuki yang kini juga menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat.

Belum adanya perombakan kepemimpinan di tubuh Golkar Kabupaten Bekasi dinilai menjadi perhatian publik, terutama karena partai ini justru berada di posisi pemenang Pemilu.

Musda yang akan datang pun dipandang sebagai momentum krusial untuk menentukan arah, strategi, dan figur nakhoda Golkar Bekasi dalam menghadapi dinamika politik lokal ke depan.***