BEKASI.POJOKSATU.id – Kondisi tanggul di Muaragembong yang berada di sepanjang aliran Sungai Citarum semakin memprihatinkan dan dinilai berisiko tinggi bagi keselamatan warga. Kerusakan tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan tersebar di beberapa titik rawan.
Camat Muara Gembong, Sukarmawan, mengungkapkan bahwa persoalan tanggul Sungai Citarum bersifat menyeluruh, khususnya di wilayah Desa Pantaibakti. Di desa tersebut, terdapat sekitar empat hingga lima titik tanggul yang masuk kategori kritis.
“Di lima titik di Pantaibakti itu ada kondisi tanggul yang sudah runtuh, ada yang betonnya sudah tidak ada. Mengancam badan jalan yang hanya bertahan dengan karung-karung,” ucap Sukarmawan, Selasa, 20 Januari 2026.
Baca Juga: Tanggul Sungai Citarum Jebol, Camat Dorong Perbaikan Tanggul Jebol di Muargembong Secara Permanen
Salah satu titik yang menjadi perhatian serius berada di sekitar jalur penghubung antar desa. Sukarmawan menyebutkan, tanggul di dekat jembatan penghubung Pantaimekar–Pantaibakti atau yang dikenal warga sebagai Jembatan Kuning, masih mengandalkan penahan sementara berupa karung pasir.
“Kalau melintas di atas jembatan itu terlihat dari jauh. Itu masih sementara pakai karung-karung. Sangat rawan,” katanya.
Selain Desa Pantaibakti, kondisi serupa juga ditemukan di Desa Pantaibahagia. Menurut Sukarmawan, terdapat beberapa titik tanggul di wilayah tersebut yang berpotensi membahayakan warga, terutama saat debit Sungai Citarum meningkat disertai arus deras.
Baca Juga: BPBD Catat Dampak Banjir di Kabupaten Bekasi, 17.563 KK Terdampak dan Ribuan Mengungsi
“Bukan hanya Pantaibakti. Di Pantaibahagia juga ada beberapa titik yang sangat rawan dan mengancam warga kami,” ujarnya.
Meski demikian, Sukarmawan menyampaikan bahwa kondisi genangan air saat ini mulai berangsur surut. Sebelumnya, ketinggian air sempat mencapai 50 hingga 60 sentimeter di beberapa lokasi permukiman.
“Kalau tadi saya jalan mendekati titik jebol, hampir selutut. Ke warga mungkin sebetis, sekitar 50 sampai 60 sentimeter. Itu sudah agak reda,” pungkasnya.***




