BEKASI.POJOKSATU.ID - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bekasi menunjukkan kepedulian sosial terhadap warga yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah.

Dalam kegiatan pertemuan rutin yang digelar di Gedung Swatantra Wibawamukti, Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Kamis 29 Januari 2026.

DWP mengajak seluruh anggotanya untuk menumbuhkan empati dan solidaritas kemanusiaan di tengah musibah yang sedang melanda.

Baca Juga: Dharma Wanita Bekasi Dorong Perempuan Lebih Berdaya Lewat Edukasi Keluarga

Pertemuan rutin yang bekerja sama dengan PT Amerta Indah Otsuka tersebut dibuka oleh Plt Penasihat DWP Kabupaten Bekasi, Nia Asep Surya Atmaja.

Dalam sambutannya, Nia menyampaikan keprihatinan atas kondisi masyarakat yang terdampak banjir, sekaligus mengajak seluruh anggota DWP untuk mendoakan keselamatan dan ketabahan para korban.

“Kabupaten Bekasi saat ini sedang mengalami musibah banjir di beberapa titik. Mari kita bersama-sama berdoa agar saudara-saudara kita yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, serta semoga banjir ini segera surut,” ujar Nia Asep Surya Atmaja.

Baca Juga: Pompa Air Polder Kalimati Terbakar, Pemkot Bekasi Siaga Cegah Dampak Banjir

Ia menilai, bencana banjir tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berdampak besar terhadap kondisi psikologis masyarakat.

Oleh karena itu, dukungan moral dan solidaritas sosial dinilai sangat penting untuk membantu warga bangkit dari situasi sulit.

Menurut Nia, organisasi perempuan seperti DWP memiliki peran strategis dalam menumbuhkan rasa empati dan kepedulian di tengah masyarakat.

Baca Juga: MBG Tak Hanya Soal Gizi, Ekonomi UMKM Cibitung Ikut Bergerak

Perempuan, kata dia, kerap menjadi motor penggerak solidaritas di lingkungan keluarga dan komunitas, terutama saat terjadi bencana.

“Kepedulian sosial harus dimulai dari lingkungan terdekat. Perempuan memiliki peran besar dalam menanamkan nilai empati, kebersamaan, dan saling tolong-menolong,” katanya.

Selain mengajak berdoa, pertemuan rutin DWP juga menjadi ruang untuk memperkuat ikatan emosional antaranggota, sehingga semangat kebersamaan dapat terus terjaga.

Apalagi, kegiatan ini berlangsung menjelang bulan suci Ramadan yang sarat dengan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.

“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan puasa. Ini menjadi momentum untuk membersihkan hati, saling memaafkan, dan memperkuat kepedulian terhadap sesama,” ucap Nia.

Baca Juga: Tren Home Brewing Melejit, Minum Kopi Enak Kini Bisa Lebih Murah

Melalui kegiatan tersebut, DWP Kabupaten Bekasi berharap semangat solidaritas tidak berhenti pada doa semata, tetapi juga terwujud dalam kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana.

Organisasi ini berkomitmen untuk terus mendorong anggotanya agar peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Dengan menguatkan nilai empati dan kebersamaan, DWP Kabupaten Bekasi ingin memastikan bahwa di tengah bencana, masyarakat tidak merasa sendirian dan tetap memiliki harapan untuk bangkit bersama.***