BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Kementerian Haji dan Umrah setempat mengingatkan jemaah calon haji untuk menjaga kesehatan dan kesiapan fisik menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Imbauan tersebut disampaikan dalam rangkaian Bimbingan Manasik Haji 1447 Hijriah/2026 yang digelar serentak di tingkat kecamatan. Kepala Kemenhaj Kabupaten Bekasi, H. Mulyono Hilman Hakim, menegaskan bahwa ibadah haji membutuhkan kesiapan menyeluruh, tidak hanya spiritual tetapi juga fisik dan mental.

“Kami mengimbau para jemaah calon haji Kabupaten Bekasi agar tetap menjaga kesehatan, karena waktu pemberangkatan masih menunggu sekitar 2 sampai 4 bulan lagi. Mengingat ibadah haji bukan hanya sekedar ibadah spiritual, tetapi juga ibadah fisik yang cukup berat,” tuturnya, Sabtu, 14 Februari 2026.

Baca Juga: 3.346 Jemaah Calon Haji Kabupaten Bekasi Ikuti Bimbingan Manasik 2026

Hilman menjelaskan bahwa seluruh jemaah yang mengikuti manasik telah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan (MCU) dan dinyatakan memenuhi syarat istithaah. Setelah itu, jemaah melanjutkan pelunasan biaya haji dan mengikuti bimbingan sesuai prosedur.

Ia menekankan bahwa bimbingan manasik menjadi bekal penting agar jemaah mampu menjalankan ibadah dengan benar sesuai syariat dan tuntunan fikih.

“Tujuan dari bimbingan manasik ini yaitu menjadikan jemaah haji yang mandiri secara fisik serta mampu melaksanakan ibadah sesuai dengan tuntunan fikih sebelum bertolak ke tanah suci,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Pastikan Layanan Tetap Optimal Saat Puasa

Melalui pembekalan ini, diharapkan seluruh jemaah calon haji Kabupaten Bekasi dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar serta meraih haji yang mabrur saat berada di Madinah dan Makkah.***