BEKASI.POJOKSATU.id - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 bukan sekadar agenda pemerintahan desa, melainkan implementasi demokrasi yang memberikan hak kepada masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik.

Hal itu disampaikan Asep saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Pilkades Serentak 2026 di Ruang Rapat KH Ma'mun Nawawi, Gedung Bupati Bekasi, Rabu, 8 Juni 2026.

Menurutnya, kepala desa terpilih diharapkan mampu mendorong kemajuan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.

Baca Juga: Pemdes Ragemanunggal Salurkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh, Ringankan Aktivitas Sehari-hari

"Pemilihan Kepala Desa bukan sekadar agenda rutin pemerintahan desa, tetapi merupakan perwujudan demokrasi di tingkat desa yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menentukan pemimpin yang mampu membawa kemajuan, kesejahteraan, serta pelayanan publik yang semakin baik," ujar Asep.

Ia menilai keberhasilan Pilkades membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, kecamatan, pemerintah desa, penyelenggara pemilihan, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Asep juga menginstruksikan perangkat daerah menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing agar seluruh tahapan Pilkades, mulai dari administrasi, sosialisasi, pemutakhiran data pemilih hingga pengamanan dapat berjalan optimal.

"Kepada para camat, saya berharap terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar pelaksanaan Pilkades di wilayahnya berjalan lancar, aman, dan kondusif," katanya.

Baca Juga: BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Cibarusah

Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap koordinasi lintas sektor semakin solid sehingga seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 dapat terlaksana secara tertib, aman, dan menghasilkan pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat.***