BEKASI.POJOKSATU.id - Kelompok organisasi Mahamuda Bekasi menggelar sayembara terbuka berhadiah USD 3.000 atau setara lebih dari Rp50 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi akurat mengenai identitas pengelola akun TikTok “Bekasi Masih Kusut” atau “Bekasi Makin Kusut”.
Langkah tegas ini diambil sekaligus untuk membantah tudingan yang menyebut kelompoknya berada di balik operasional akun tersebut.
Sekretaris Jenderal Mahamuda Bekasi, Jaelani Nurseha, menegaskan bahwa imbalan bernilai puluhan juta rupiah tersebut disiapkan secara serius bagi masyarakat yang mampu membantu proses hukum hingga penetapan tersangka oleh pihak kepolisian.
“Ini serius. Kami siapkan USD 3.000 atau setara Rp50 juta lebih. Siapa yang memiliki informasi dan bisa mengungkap pengelola akun Bekasi Masih Kusut, silakan sampaikan. Termasuk kalau ada yang menuding Mahamuda berada di belakang akun tersebut, silakan buktikan,” ungkap Jaelani dalam keterangan resminya, Selasa, 29 September 2026.
Sayembara ini dibatasi dalam tenggat waktu 7x24 jam. Pihak Mahamuda telah berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi dan membuka saluran aduan resmi melalui nomor 0811-335-538.
Setiap informasi valid yang masuk akan diteruskan kepada tim penyidik kepolisian guna menindaklanjuti dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dilaporkan masyarakat.
Jaelani menambahkan bahwa asumsi atau tuduhan tanpa bukti tidak berlaku dalam sayembara ini. Hadiah uang tunai secara mutlak hanya akan diserahkan apabila data yang diberikan terbukti secara sah membantu kepolisian mengungkap dalang utama di balik akun tersebut.***




