BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Desa Muarabakti menyoroti belum adanya bantuan dari Pemkab Bekasi bagi warga yang terdampak banjir akibat luapan Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL).

Kondisi ini menuai kekecewaan dari pemerintah desa, mengingat banjir telah berlangsung selama sepekan.

Kepala Desa Muarabakti, Asmawi, mengaku pihaknya sempat dijanjikan bantuan oleh pihak kecamatan. Namun hingga kini, bantuan tersebut tidak kunjung diterima oleh korban banjir di Desa Muarabakti.

Baca Juga: Korban Banjir di Desa Muarabakti Bertahan Tanpa Bantuan Kecamatan Babelan dan Pemkab Bekasi

“Kami sebelumnya dijanjikan bantuan, bahkan disebutkan akan mendapat 15 dus mi instan. Tapi jumlahnya malah dipotong jadi 10 dus, itu pun akhirnya tidak jadi disalurkan ke sini,” ungkap Asmawi saat diwawancarai jurnalis bekasi.pojoksatu.id, Sabtu, 24 Januari 2026.

Ia menyatakan memilih tidak menerima bantuan tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan komitmen awal. Asmawi menegaskan, sikapnya bukan menolak bantuan, melainkan menyesalkan cara dan komunikasi yang dianggap tidak tepat.

“Bukan soal menolak, tapi cara penyampaiannya yang tidak tepat. Kalau memang tidak ada, ya tidak usah dijanjikan,” ujarnya.

Menurut Asmawi, hingga saat ini masih banyak warga yang membutuhkan bantuan karena belum seluruh korban banjir tersentuh bantuan. Ia berharap Pemkab Bekasi segera turun tangan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara adil dan merata.***