BEKASI.POJOKSATU.id - BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk memberikan pemahaman mengenai program BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bekasi.

Sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah dan Camat di Kabupaten Bekasi pada Selasa, 6 November 2024 di Hotel Sakura Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang, Hendrayanto mengatakan salah satu indikator rencana pembangunan daerah dalam menuju universal coverage ketenagakerjaan di tahun 2025 ditargetkan dalam pertumbuhannya minimal 25 persen penambahan dari target coverage di tahun sebelumnya.

Baca Juga: 100 Pekerja Informal di Kabupaten Bekasi Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

"Tentunya, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah kabupaten, stakeholder, dan juga BPJS Ketenagakerjaan terus tingkatkan melalui regulasi yang mendukung terpenuhinya pertumbuhan tersebut," kata Hendrayanto. 

Hendrayanto mengungkapkan coverage di Kabupaten Bekasi baru mencapai 39,09 persen atau sebanyak 611 ribu tenaga kerja aktif yang mengikuti program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dari total 1,5 juta angkatan kerja di Kab Bekasi.  

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang Imbau Klinik Daftarkan Program Jamsos untuk Tenaga Kerja

Sebagaimana diketahui, seluruh pekerja Indonesia wajib dilindungi program jaminan sosial menurut Sistem Jaminan Sosial Nasional yang diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 2004.

Ada 5 pilihan manfaat yang dapat diperoleh dari BPJS Ketenagakerjaan. Di antaranya, Jaminan Hari Tua (JHT) yang dapat memberikan manfaat berupa uang tunai kepada peserta yang berusia 56 tahun, meninggal dunia, atau cacat total.

Ada pula Jaminan Kematian (JKM) yang memberikan manfaat berupa santunan kematian dan biaya pemakaman kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia dengan nominal mencapai Rp42 juta.

Hendrayanto menegaskan, bahwa Jaminan Sosial sangat berperan dalam meningkatkan kesejahteraan sebagai pondasi kekuatan ekonomi dan produktifitas nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Koordinasi dan sosialisasi ini juga dihadiri oleh sejumlah narasumber antara lain Pj. Sekda Kabupaten Bekasi, H Jaoharul Alam, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Dwi Astuti Beniyati, dan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang, Hendrayanto. ***