BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pertanian kembali menyalurkan bantuan benih padi kepada petani terdampak banjir.
Kali ini, Kecamatan Cabangbungin menjadi wilayah ketiga yang menerima bantuan setelah sebelumnya disalurkan di Kecamatan Karangbahagia dan Sukakarya.
Sebanyak 9.750 kilogram benih padi didistribusikan kepada petani di Desa Jayabakti, Cabangbungin.
Baca Juga: Klaim JHT Kini Bisa Online Lewat JMO, BPJS Ketenagakerjaan Permudah Layanan Peserta
Penyaluran dilakukan secara simbolis oleh Koordinator Penyuluh Kecamatan Cabangbungin bersama Danramil Cabangbungin dan diserahkan kepada perwakilan petani, Ust. Jejen.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Babinsa Desa Jayabakti, petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan, para penyuluh pertanian, serta jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi.
Ketua Tim Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dodo Hadi Triwardoyo, menegaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari skema pemerataan bantuan pertanian di wilayah terdampak banjir.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang Genjot Sosialisasi Program MLT untuk Bantu Pekerja Miliki Rumah
“Dengan tersalurkannya bantuan benih ini, kami berharap petani dapat segera memanfaatkannya untuk kegiatan budidaya, sehingga produksi padi tetap terjaga dan petani yang terdampak banjir dapat kembali berproduksi,” ujarnya, dikutip dari Website resmi Pemkab Bekasi, 26 Februari 2026.
Ia menjelaskan, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi berdampak pada lahan pertanian dan menghambat masa tanam.
Oleh karena itu, pemerintah daerah memprioritaskan distribusi bantuan secara bergilir agar seluruh wilayah terdampak mendapatkan perhatian yang sama.
Baca Juga: 15 Kafe di Pasar Bintara Ditutup, Camat Bekasi Barat Tegaskan Maklumat Wali Kota Wajib Dipatuhi
Sebelum Cabangbungin, bantuan benih padi telah lebih dulu disalurkan ke Kecamatan Karangbahagia dan Sukakarya.
Dengan masuknya Cabangbungin sebagai kecamatan ketiga penerima bantuan, pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam memastikan proses distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.
Menurut Dodo, skema distribusi dilakukan berdasarkan pendataan dan verifikasi di lapangan oleh penyuluh pertanian serta petugas terkait.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh petani yang terdampak dan membutuhkan.
Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menekankan pentingnya pengawasan dalam setiap tahapan penyaluran agar tidak terjadi ketimpangan.
Baca Juga: Kontrakan Disulap Jadi Tempat Edar Obat Keras, Polisi Bekasi Tangkap 3 Tersangka
Pendampingan melalui penyuluh pertanian terus dilakukan guna memastikan benih yang diterima segera dimanfaatkan untuk memulai kembali masa tanam.
Perwakilan petani Desa Jayabakti, Ust. Jejen, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.
Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi para petani yang sebelumnya terdampak banjir.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Siapkan Gerakan Kolektif Pengelolaan Sampah Pasca Rakornas 2026
“Kami Petani Desa Jayabakti mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, kemudian Kementerian Pertanian RI atas bantuan benih sebanyak 9.750 kg kepada Petani Desa Jayabakti,” ucapnya.
Dengan distribusi yang dilakukan secara bertahap dan merata, Pemkab Bekasi berharap pemulihan sektor pertanian dapat berjalan lebih cepat dan produksi padi di wilayah terdampak tetap terjaga.
Transparansi dalam penyaluran bantuan juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pemulihan yang dijalankan pemerintah daerah.***




