BEKASI.POJOKSATU.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menjamin ketersediaan obat di seluruh puskesmas dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat sepanjang 2026.

Kepala Dinas Kesehatan, Arief Kurnia, menyampaikan bahwa ketersediaan ini didukung oleh perencanaan matang melalui mekanisme Rencana Kebutuhan Obat (RKO) yang telah disusun sejak tahun sebelumnya.

“Saat ini stok obat di Puskesmas Kabupaten Bekasi mencukupi. Untuk perencanaan kebutuhan obat Tahun 2026 sudah kami lakukan sejak 2025 melalui RKO,” ujar dia, Kamis, 16 April 2026.

Baca Juga: Bapenda Kabupaten Bekasi Intensifkan Penertiban Reklame, Kejar Optimalisasi PAD

Menurutnya, sistem perencanaan berbasis data dari seluruh puskesmas memungkinkan penyesuaian kebutuhan dengan anggaran secara tepat, sehingga distribusi obat menjadi lebih efektif dan terhindar dari kekurangan maupun kelebihan stok.

Selain itu, peningkatan anggaran yang signifikan pada 2026—hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya—menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas pasokan obat. Dengan dukungan tersebut, pemerintah daerah optimistis pelayanan kesehatan dasar dapat berjalan optimal tanpa hambatan.***