BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kesehatan terus meningkatkan kesiapan layanan kegawatdaruratan dengan memperkuat kapasitas Public Safety Center (PSC) 119.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui simulasi penanganan bencana massal korban kecelakaan yang digelar di Jalan Kaliandra Delta Silicon 2, Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis, 16 Juli 2026.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 80 relawan ambulans, tenaga kesehatan, serta mitra pelayanan kegawatdaruratan sebagai bagian dari peningkatan kemampuan menghadapi situasi darurat dengan jumlah korban yang besar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Arief Kurnia, mengatakan simulasi tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi personel PSC 119 agar siap menghadapi berbagai kondisi darurat, seperti kecelakaan beruntun maupun kebakaran di kawasan industri.

"Simulasi bencana massal ini kami laksanakan untuk mempersiapkan personel PSC 119 dan relawan ambulans. Ketika terjadi kejadian darurat, seluruh petugas sudah memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing," ujar Arief.

 Baca Juga: Gedung Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Baru Digelar 31 Juli

Ia menjelaskan, peserta mendapatkan materi mengenai pembagian tugas setiap unsur di lapangan, mulai dari pengemudi ambulans, tenaga medis, hingga pelaksanaan triase untuk menentukan prioritas penanganan korban.

"Dokter, perawat hingga pengemudi ambulans harus mengetahui perannya masing-masing. Dengan begitu penanganan korban dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai prioritas," katanya.

Menurut Arief, peningkatan kapasitas sumber daya manusia akan terus diimbangi dengan penguatan sarana dan prasarana. Saat ini PSC 119 Kabupaten Bekasi didukung tiga unit ambulans yang terdiri atas dua ambulans transportasi dan satu ambulans gawat darurat.

"Ke depan kami akan terus menambah armada ambulans agar pelayanan PSC 119 semakin optimal dan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat yang terus berkembang," ungkapnya.***