BEKASI.POJOKSATU.ID - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi mulai mempersiapkan langkah pengamanan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang melintas di sejumlah jalur utama wilayah tersebut.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah menurunkan puluhan personel untuk membantu pengaturan lalu lintas selama masa mudik.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sekitar 70 personel.
Nantinya personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis dan bergabung dengan posko pengamanan yang dikoordinasikan oleh Polres Metro Bekasi.
Menurutnya, keterlibatan petugas Dishub dalam posko pengamanan bertujuan membantu pengaturan lalu lintas serta mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan yang biasanya meningkat saat periode mudik Lebaran.
“Kami sudah menyiapkan sekitar 70 personel yang akan bergabung dengan Polres untuk membantu pengaturan lalu lintas selama masa mudik,” ujar Agus, Kamis 5 Maret 2026.
Ia menjelaskan, koordinasi antara Dishub Kabupaten Bekasi dengan jajaran kepolisian telah dilakukan melalui rapat bersama Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai langkah antisipasi untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar selama periode mudik.
Agus mengatakan, kerja sama lintas instansi sangat penting mengingat Kabupaten Bekasi merupakan salah satu wilayah yang dilintasi jalur strategis bagi para pemudik yang menuju berbagai daerah di Jawa Barat maupun Jawa Tengah.
Karena itu, pengaturan lalu lintas harus dipersiapkan secara matang agar tidak terjadi kemacetan panjang yang dapat mengganggu perjalanan para pemudik.
“Kami memang sudah melakukan koordinasi terkait kesiapan menghadapi arus mudik dengan mengundang berbagai pihak selaku penyelenggara jalan, baik jalan nasional, provinsi, kabupaten, kawasan maupun tol,” katanya.
Selain menyiapkan personel, Dishub Kabupaten Bekasi juga mempersiapkan berbagai langkah pendukung untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik.
Salah satunya adalah melakukan penataan jalur serta pengaturan lalu lintas di sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan.
Beberapa rekayasa lalu lintas juga direncanakan akan diterapkan, termasuk penyesuaian pengaturan lampu lalu lintas di persimpangan tertentu yang diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan.
Baca Juga: Jelang Arus Mudik, Jalan Rusak di Bekasi Jadi Sorotan, Pemkab Siapkan Anggaran Hingga Rp2 Miliar
Dishub juga memberikan perhatian khusus terhadap titik putaran balik atau U-turn di jalur utama.
Beberapa U-turn yang dinilai berpotensi menghambat kelancaran arus lalu lintas akan ditutup sementara selama masa mudik.
“Termasuk U-turn ilegal juga akan kami tutup. Beberapa titik yang berpotensi menghambat arus lalu lintas akan ditutup demi kelancaran perjalanan pemudik,” jelas Agus.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit Melonjak Rp100 Ribu di Bekasi, Pemkab Siapkan Operasi Pasar 12 Maret
Selain pengaturan lalu lintas, Dishub Kabupaten Bekasi juga memastikan kesiapan sarana prasarana pendukung seperti rambu lalu lintas, marka jalan, hingga penerangan jalan umum di jalur utama yang dilalui pemudik.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Agus berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lebih tertib dan lancar.
Terutama di wilayah Kabupaten Bekasi yang menjadi salah satu jalur perlintasan penting bagi kendaraan dari arah Jakarta menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.
Ia juga berharap masyarakat yang melakukan perjalanan mudik tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman.
“Harapannya mobilitas masyarakat selama arus mudik dapat berjalan lancar dan aman,” pungkasnya.***




