BEKASI.POJOKSATU.ID - Program kerja bakti yang secara rutin dilaksanakan Pemerintah Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, setiap pekan menunjukkan dampak positif bagi kebersihan lingkungan.
Kegiatan yang telah berjalan hampir satu tahun tersebut berhasil menciptakan perubahan signifikan, ditandai dengan berkurangnya tumpukan sampah di sepanjang jalan desa serta kondisi saluran air yang tetap lancar, terutama saat musim hujan.
Lurah Desa Burangkeng, Nemin, menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat seiring konsistensi pelaksanaan kerja bakti.
Baca Juga: Asep Surya Atmaja Ditunjuk Menjadi PLT Bupati Bekasi
“Seiring berjalannya waktu, kesadaran warga semakin tumbuh. Perangkat desa juga semakin memahami bahwa kegiatan ini sangat dibutuhkan. Dampaknya sudah terlihat, lingkungan lebih bersih dan saluran air tidak tersumbat saat hujan,” ujar Nemin, Minggu, 21 Desember 2025.
Dalam setiap kegiatan kerja bakti, seluruh aparatur desa bersama para pemangku kepentingan diwajibkan untuk terlibat. Mereka secara bergiliran menyisir berbagai wilayah di Desa Burangkeng guna memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga.
Nemin menambahkan, hasil dari program tersebut kini semakin terasa. Tumpukan sampah di sisi jalan sudah tidak ditemukan lagi, bahkan kebiasaan membuang sampah sembarangan mulai menghilang seiring meningkatnya kesadaran warga.
Selain itu, Pemerintah Desa Burangkeng juga telah menetapkan peraturan desa yang melarang pembuangan sampah sembarangan. Kebijakan tersebut dinilai efektif dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.
Baca Juga: Ijon Proyek Yang Menyeret Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang beserta Sang Ayah
“Kami harus tegas untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Peraturan desa ini menjadi bentuk penegasan kepada masyarakat, dan program kerja bakti akan terus kami jalankan secara berkelanjutan,” tegasnya.***




