BEKASI.POJOKSATU.ID - Rumah Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang di wilayah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, tampak lengang pada Selasa 23 Desember 2025).
Beberapa hari setelah yang bersangkutan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Suasana sepi itu kontras dengan sorotan publik yang kian tajam terhadap kediaman tersebut.
Baca Juga: Buaya Raksasa Muncul di Sawah Bantargebang, Warga Bekasi Dibuat Geger
Yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial karena disebut sebagai “kerajaan kecil” milik Ade Kuswara dan keluarganya.
Pantauan di lokasi menunjukkan pintu gerbang besi hitam berukuran besar tertutup rapat.
Sejumlah petugas keamanan masih terlihat berjaga di pos penjagaan.
Baca Juga: Antrean Panjang Truk Sampah Menuju TPST Bantargebang, Hindari Jalan Pangkalan V
Setiap orang yang hendak memasuki kawasan tersebut harus melalui satu akses utama yang dijaga ketat, menandakan area ini bukan hunian biasa.
Kediaman Ade Kuswara berdiri di atas lahan luas dan berada dalam satu kawasan tertutup yang menyerupai cluster pribadi.
Di dalamnya terdapat enam unit rumah dengan desain serupa yang tertata rapi.
Baca Juga: KPK Sita 49 Dokumen Terkait Proyek Pengadaan Usai Penggeledahan di Bekasi
Kompleks tersebut dikelilingi pagar besi hitam dan tembok putih tinggi, yang memisahkan area hunian dari hamparan persawahan di sisi samping dan belakang.
Dari luar kawasan, tampak beberapa gazebo berdiri di lingkungan rumah.
Salah satunya bergaya Jawa dan berada di bagian belakang rumah utama, sementara sebuah gazebo putih terlihat berada di tengah area cluster.
Susunan bangunan menunjukkan tiga rumah berada di sisi kanan dan tiga rumah di sisi kiri, dengan ruang terbuka di bagian tengah kawasan.
Lingkungan rumah tampak teduh dengan banyak pepohonan besar.
Baca Juga: Pengurus Baru BUMDes Tunas Sejahtera Desa Tamanrahayu Dikukuhkan, Garap Sejumlah Usaha
Meski demikian, tidak terlihat aktivitas penghuni pada siang hari.
Beberapa mobil dan sepeda motor terparkir di depan rumah, namun suasana kawasan secara keseluruhan terkesan sepi sejak kasus hukum menjerat sang bupati.
Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan Ade Kuswara merupakan warga asli wilayah tersebut dan telah lama dikenal sebagai keluarga berada.
Baca Juga: Kekayaan Fantastis Bupati Bekasi Disorot, 31 Aset Properti Bernilai Puluhan Miliar Jadi Perbincangan
Menurutnya, kompleks hunian itu dihuni oleh orang tua serta saudara-saudara Ade Kuswara. “Itu satu keluarga semua.
Rumah bapaknya, kakak-kakaknya, jadi satu kawasan. Istilahnya kompleks pribadi,” ujarnya, dikutip dari Kompas, 23 Desember 2025.
Nama Ade Kuswara Kunang mencuat setelah KPK menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait praktik ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Baca Juga: Buaya Berukuran Tiga Meter Muncul Di Area Persawahan
Dalam perkara tersebut, KPK juga menetapkan ayah Ade Kuswara, HM Kunang, serta pihak swasta bernama Sarjan sebagai tersangka.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu sekitar satu tahun.
Ade Kuswara diduga rutin meminta uang ijon proyek kepada Sarjan melalui perantara HM Kunang.
Total uang yang diterima disebut mencapai Rp 9,5 miliar, ditambah penerimaan lain sepanjang 2025 senilai Rp 4,7 miliar.
Dengan demikian, total dugaan aliran dana yang diterima mencapai Rp 14,2 miliar.
Baca Juga: Diperiksa Perdana sebagai Tersangka, Bupati Bekasi Titip Pesan ke Dedi Mulyadi di KPK
Kasus ini kian menambah daftar panjang kepala daerah yang terseret perkara korupsi.
Sementara itu, rumah megah Ade Kuswara yang kini sunyi menjadi simbol kuat sorotan publik terhadap gaya hidup.
Serta kekuasaan pejabat daerah yang tengah berhadapan dengan hukum.***




