BEKASI.POJOKSATU.id – Meningkatnya volume kendaraan setelah beroperasinya Gerbang Tol Burangkeng berdampak pada kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Kondisi jalan yang relatif sempit ditambah aktivitas kendaraan proyek membuat kemacetan kerap terjadi, terutama di titik-titik tikungan.
Melihat kondisi tersebut, Lurah Desa Burangkeng, Nemin, mengambil inisiatif melakukan pelebaran jalan secara swadaya dengan melibatkan pihak swasta dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Pelebaran difokuskan pada ruas jalan sepanjang 150 meter di area tikungan yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan.
"Memang jalan ini jalan kabupaten, bukan kewenangan desa. Namun mengingat setiap hari banyak kendaraan besar lewat sini dan ini jalan alternatif menuju gerbang tol Burangkeng, saya ada inisiatif sebagai kepala desa, bagaimana agar supaya pengguna jalan bisa merasa nyaman, aman melintas di Desa Burangkeng," kata Nemin, Rabu, 26 Juni 2026.
Baca Juga: Sidang Korupsi Ijon Proyek Bekasi: Ajudan Ade Kunang Ungkap Penyerahan Data Proyek ke Pengusaha
Menurutnya, kemacetan sering terjadi karena kendaraan bertonase besar membutuhkan ruang lebih luas saat bermanuver di tikungan, sehingga menghambat arus lalu lintas dari arah berlawanan maupun kendaraan di belakangnya.
Untuk mendukung upaya tersebut, Pemerintah Desa Burangkeng berkoordinasi dengan pengelola Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek 2) yang juga menggunakan jalur tersebut sebagai akses kendaraan proyek.
"Saya melakukan koordinasi dengan pihak tol Japek 2, sehubungan banyak kendaraan proyek besar untuk melaksanakan proyek tol, makanya kami undang, bagaimana jalan itu bisa diperluas, agar tidak menganggu pengguna jalan lain," papar dia.
Saat ini proses pengerjaan masih berlangsung. Jalan direncanakan diperlebar sekitar dua meter guna meningkatkan kapasitas dan keamanan lalu lintas di kawasan tersebut.
"Sifatnya swadaya iuran, ada beberapa pengusaha juga dari Desa Burangkeng membantu, ada juga materialnya dari pengelola tol kami minta, agar jalan ini bisa betul-betul dimanfaatkan pengguna jalan dengan baik," tuturnya.***




