BEKASI.POJOKSATU.id Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi kembali menyalurkan bantuan benih padi bagi petani terdampak banjir di Kecamatan Sukakarya, Selasa, 24 Februari 2026.
Pada tahap pertama, sebanyak 10.225 kilogram benih telah didistribusikan dari total alokasi 12.775 kilogram. Sementara itu, sisa bantuan sebanyak 2.550 kilogram dijadwalkan rampung disalurkan pada hari berikutnya.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 557 petani yang tergabung dalam 17 kelompok tani di dua desa terdampak banjir.
Ketua Tim Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dodo Hadi Triwardoyo, menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan bertahap agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.
“Bantuan benih ini kami salurkan secara bertahap, hari ini sebanyak 10.225 kilogram dan sisanya akan disalurkan besok hingga total 12.775 kilogram terpenuhi,” ujarnya usai membantu distribusi di Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya.
Proses penyaluran dilakukan oleh Ketua Tim Perlindungan Tanaman bersama Koordinator Penyuluh Kecamatan Sukakarya, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta para petani penerima manfaat. Distribusi berjalan tertib berdasarkan data yang telah diverifikasi sebelumnya.
Dodo berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk memulai kembali masa tanam setelah banjir melanda.
“Dengan tersalurkannya bantuan ini, kami berharap benih dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya, sehingga produksi padi tetap terjaga dan petani bisa kembali beraktivitas secara optimal,” tambahnya.
Baca Juga: Cibitung Jadi Titik Strategis Hunian Vertikal Buruh, Dekat Kawasan Industri dan Minim Risiko Banjir
Ia menegaskan, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah, sehingga percepatan pemulihan pascabanjir menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan pemerintah daerah hadir membantu petani yang terdampak banjir, sekaligus menjaga stabilitas produksi dan ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi,” tandasnya.***




