BEKASI.POJOKSATU.id - Konstelasi politik jelang Pilkada Kabupaten Bekasi kian menarik. Salah satu calon terkuat, Dani Ramdan, yang saat ini menjabat sebagai Pj Bupati Bekasi, hingga kini belum mendaftar ke KPU.
Dani dikabarkan masih mencari sosok wakil ideal yang mendampinginya nanti.
Analis Politik dari Indonesian Politic and Policy Institute (IPPI) Yusuf As'syari menyebut Dani harus hati-hati dalam menentukan wakilnya.
Baca Juga: Hakim PN Kota Bekasi Bebaskan Dani Bahdani, Warga Jatikarya Sujud Syukur
Secara posisi tawar, Dani memang cukup dinilai seksi lantaran memiliki elektabilitas mumpuni berdasarkan hasil survei. Pasalnya, Dani diketahui sudah 3 tahun menjabat sebagai Pj Bupati.
"Sehingga secara popularitas dan elektabilitas pastinya terdongkrak. Kuncinya nanti di wakilnya, apakah bisa menambal kekurangan-kekurangan Dani," ujar alumnus Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut.
Yusuf mengungkapkan kalua Dani adalah tipikal kepala daerah yang energik, rajin turun ke masyarakat, serta memiliki gaya kepemimpinan egaliter.
Baca Juga: Sambut Hari Jadi ke-74, Pj Bupati Dani Ramdan : Kabupaten Bekasi Selalu Terdepan!
Terbukti selama memimpin, Dani lebih sering menyerap aspirasi public secara langsung ketimbang duduk di belakang meja.
"Artinya butuh wakil yang mampu mengimbangi energi Dani yang memang 'sat-set, sat-set'," tambah Yusuf.
Terkait elektabilitas, Yusuf menyarankan bahwa Dani harus memilih wakil yang memang mampu menambal kekurangannnya.
Misal, di Kawasan bagian utara Kabupaten Bekasi, Dani terbilang tidak terlalu bagus suaranya ketimbang daerah-daerah lain.
"Solusinya memang harus punya partner yang bisa mobile secara masif melakukan kampanye di utara. Putra asli Bekasi dan tentunya sosok muda," tambah Yusuf.
Dengan semakin dekatnya waktu pendaftaran Pilbup, Yusuf berharap Dani memilih kompatriotnya secara hati-hati. "Kans beliau tentu besar, apalagi jika wakilnya tepat. Salah menentukan wakil justru bisa berujung kekalahan," demikian kata dia.
Selain Romli, ada beberapa nama potensial seperti Siti Qomariyah, Ikhwan Syahtaria, dan Ade Efendi.
Jika berpasangan dengan Siti Qomariyah peluang Dani terpilih cukup besar lantaran Siti merupakah perwakilan kaum perempuan yang punya basis suara di utara Kabupaten Bekasi dan satu-satunya calon perempuan.
Akan terapi, Siqom, sapaan Siti Qomariyah, disebut-sebut tak mendapat rekomendasi partai maju pada pilkada.
Sementara bersama Ikhwan Syahtaria, kansnya kurang-lebih sama dengan Siqom karena Ikhwan berlatar militer yang merupakan sosok asli Tambun Utara.
Sementara Ade Efendi merupakan calon dari kalangan pemuda dari wilayah utara Kabupaten Bekasi yang merupakan pengusaha yang dekat dengan masyarakat.
Ade Efendi bisa menjadi perwakilan dari pemilih muda yang angkanya cukup besar pada Pilkada 2024 ini.
Tentu, ini menjadi kelebihan tersendiri untuk Dani Ramdan mengingat belum ada wakil lain yang menjadi perwakilan pemilih muda.
"Ada beberapa calon wakil potensial yang patut dipertimbangkan oleh Dani Ramdan seperti Siti Qomariah, Ikhwan Syahtaria dan Ade Efendi Zarkasih."
"Ketiganya memiliki kelebihan yang mampu mendongkrak perolehan suara Dani Ramdan untuk meraih kemenangan," pungkasnya
***




