BEKASI.POJOKSATU.id - Polisi masih menelusuri asal muatan puluhan karung berisi cacahan uang yang ditemukan di lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) liar di wilayah Setu, Kabupaten Bekasi.

Hingga kini, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan tersebut.

Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah mengatakan, pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi guna mencari titik terang dari kasus tersebut. Ketiga saksi yang dimintai keterangan yakni pemilik lahan, sopir pengangkut, serta warga sekitar lokasi.

“Yang diperiksa baru tiga orang, pemilik lahan, sopir, kemudian masyarakat sekitar,” kata Usep kepada wartawan, Kamis 5 Februari 2026.

Usep menjelaskan, pemeriksaan terhadap pemilik lahan dilakukan untuk memastikan keterkaitannya dengan lokasi pembuangan cacahan uang tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, lahan TPS liar itu diketahui milik seorang warga berinisial S.

Baca Juga : Bank Indonesia Selidiki Asal-usul Cacahan Uang Rupiah yang Viral di Bekasi

“Hasil penyelidikan membenarkan bahwa pemilik lahan ini Pak Haji dengan inisial S. Lahan tersebut merupakan bekas galian, sehingga yang bersangkutan berkeinginan untuk meratakan,” jelas Usep.

Menurut Usep, pemilik lahan menerima kiriman sampah untuk menutup area bekas galian tersebut. Namun, ia mengaku tidak mengetahui adanya muatan berupa cacahan uang di antara sampah yang dibuang.

“Jadi dia menerima sampah-sampah dari mana untuk menutup galian tersebut,” ungkap Usep.

Selain pemilik lahan, polisi juga memeriksa seorang sopir pengangkut berinisial K. Dari hasil pemeriksaan sementara, K diketahui hanya berperan sebagai pengemudi armada yang mengangkut muatan ke lokasi TPS liar.

“Jadi K ini sopir, sopir yang mengangkut barang itu,” kata Usep.

Baca Juga : Cacahan Uang Rupiah Asli Berserakan di TPS Liar Bekasi, Polisi Amankan Barang Bukti

Terkait asal muatan cacahan uang, polisi masih melakukan pendalaman. Berdasarkan keterangan awal, sopir mengaku mengenal seseorang berinisial F yang diduga berkaitan dengan muatan tersebut.

“Sementara dalam pendalaman, sopir hanya kenal dengan inisial F itu di TPA Bantar Gebang,” ujar Usep.

Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap asal-usul cacahan uang tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan keterkaitan dengan pihak lain.

Sementara itu, lokasi TPS liar masih dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.***