BEKASI.POJOKSATU.id - Pembangunan sekolah rakyat Kabupaten Bekasi ditargetkan selesai pada 20 Juni 2026 agar dapat mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027 yang dimulai pada Juli mendatang.

Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Kuswara, mengatakan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat 2 di Cikarang menjadi salah satu dari tiga lokasi yang diprioritaskan untuk siap digunakan pada tahun ajaran baru.

Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI yang meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi, Jumat,12 Juni 2026.

Baca Juga: Komisi V DPR RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi, Ditargetkan Rampung Sebelum Tahun Ajaran Baru

"Insya Allah kami bersama penyedia jasa terus berupaya agar di semua lokasi murid-murid sudah bisa beraktivitas, meskipun di beberapa lokasi belum bisa beroperasi secara penuh sesuai target," ujar Kuswara.

Berdasarkan data per 11 Juni 2026, progres pembangunan sekolah rakyat Kabupaten Bekasi telah mencapai 83,1 persen. Proyek tersebut dibangun dengan anggaran sekitar Rp262 miliar.

Kuswara optimistis seluruh pekerjaan utama dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga proses kegiatan belajar mengajar dapat dimulai pada Juli 2026.

Pada tahap awal operasional, sekolah akan menerima 270 siswa baru yang terdiri dari 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA. Selain itu, sekolah juga akan menampung peserta didik dari program Sekolah Rakyat rintisan yang telah berjalan sebelumnya.

"Pembangunan ini ditargetkan selesai pada tahun ajaran baru 2026 sehingga nanti bisa dioperasionalkan untuk proses kegiatan belajar mengajar," kata dia.

Baca Juga: Kapolres Metro Bekasi Bantah Terlibat Dugaan Penyimpangan Program MBG, Tegaskan Tak Pernah Terima Keuntungan

Secara nasional, terdapat 93 proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang sedang berjalan dengan melibatkan sekitar 84 ribu tenaga kerja. Khusus di Kabupaten Bekasi, pembangunan sekolah ini menyerap sekitar 900 pekerja dan dinilai turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat.***