BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Desa Burangkeng kembali mendorong Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk merealisasikan pelebaran Jalan Haji Toni yang menjadi akses utama menuju Gerbang Tol Burangkeng di Kecamatan Setu.
Lurah Desa Burangkeng, Nemin, mengatakan usulan pelebaran jalan tersebut telah beberapa kali disampaikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), namun hingga kini belum terealisasi.
"Kita sudah tiga kali mengusulkan, karena mengingat Desa Burangkeng terdapat gerbang tol, jalan ini menjadi alternatif seharusnya ada pelebaran jalan," ujarnya, Rabu, 24 Juni 2026.
Menurut Nemin, keberadaan Gerbang Tol Burangkeng menyebabkan arus kendaraan di Jalan Raya Burangkeng terus meningkat. Sementara kondisi jalan yang ada saat ini dinilai belum mampu mengakomodasi volume kendaraan, terutama kendaraan besar yang melintas setiap hari.
Baca Juga: Lurah Burangkeng Inisiasi Pelebaran Jalan Secara Swadaya, Kurangi Kemacetan Akses Tol
Karena belum adanya realisasi dari pemerintah daerah, pihak desa berinisiatif melakukan pelebaran jalan secara swadaya di beberapa titik yang dianggap paling mendesak. Hingga saat ini, sekitar 600 meter ruas jalan telah diperlebar dengan dukungan masyarakat, pengusaha lokal, dan sejumlah pihak terkait.
"Pelebaran sudah dilakukan beberapa titik dengan anggaran swadaya, hampir 600 meter sudah kita perlebar menggunakan anggaran swadaya, masih ada 1,5 kilometer lagi yang perlu dibangun pemerintah daerah," ungkapnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat segera mengambil langkah lanjutan mengingat jalan tersebut kini menjadi salah satu jalur alternatif penting bagi masyarakat dan pengguna Gerbang Tol Burangkeng.
Baca Juga: Sidang Korupsi Ijon Proyek Bekasi: Ajudan Ade Kunang Ungkap Penyerahan Data Proyek ke Pengusaha
Dengan pelebaran yang lebih menyeluruh, kemacetan akibat tingginya volume kendaraan dan aktivitas kendaraan proyek di kawasan tersebut diharapkan dapat berkurang secara signifikan.***




