BEKASI.POJOKSATU.id - Tokoh masyarakat Kecamatan Pebayuran, H. Sardi, menitipkan aspirasi mendesak kepada Bupati Bekasi definitif periode 2025-2030, dr. Asep Surya Atmaja. Ia berharap kepemimpinan baru ini dapat menyelaraskan kemajuan sektor industri dengan penguatan ketahanan pangan di kawasan Bekasi Utara.
Sardi menggarisbawahi bahwa meskipun Kabupaten Bekasi berstatus sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, keberadaan lahan pertanian pangan tidak boleh dikesampingkan. Sektor pertanian terbukti menjadi fondasi utama mata pencaharian warga Bekasi Utara serta penampung tenaga kerja lokal.
“Jangan sampai kita hanya berfokus pada sektor industri. Kabupaten Bekasi juga memiliki wilayah pertanian yang harus dipertahankan, terutama di wilayah utara. Sektor pertanian juga tidak kalah penting bagi kehidupan umat manusia. Karena tanpa petani, tidak akan ada nasi di piring kita,” ujar H. Sardi, Jumat, 23 Oktober 2026.
Guna mendukung swasembada pangan daerah, Sardi mendorong Pemkab Bekasi memperketat perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dari ancaman alih fungsi lahan. Selain itu, perbaikan infrastruktur jaringan irigasi sekunder dan tersier di pedesaan harus diprioritaskan agar pasokan air sawah petani tetap terjaga.
Ia menaruh harapan besar di bawah nakhoda Bupati dr. Asep Surya Atmaja, Kabupaten Bekasi mampu mencetak pertumbuhan ekonomi yang inklusif, di mana kemajuan manufaktur berjalan seiring dengan kesejahteraan para petani.




