BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kota Bekasi membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berjualan di kawasan kontainer Wisata Air Kalimalang hingga 31 Januari 2026.
Program ini langsung disambut antusias pelaku usaha, terlihat dari puluhan proposal yang telah masuk meski kuota yang disediakan terbilang terbatas.
Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Rahardja, menyampaikan bahwa hingga Kamis 15 Januari 2026 pihaknya telah menerima sekitar 40 proposal UMKM yang ingin menempati kontainer di kawasan wisata tersebut.
Padahal, dari total 87 kontainer yang tersedia, hanya sekitar 15 persen atau 12 unit yang dialokasikan khusus untuk UMKM.
"Kami membuka pendaftaran sampai 31 Januari. Hari ini sudah ada sekitar 40 proposal yang masuk ke kami dan ingin berjualan di sana," ujar David, 15 Januari 2026.
Tingginya minat tersebut membuat pengelola harus menerapkan proses seleksi yang ketat.
Baca Juga: Dapatkan Merk Kulkas 2 Pintu Yang Awet Dengan Harga Terjangkau Saat Promo Tengah Bulan
Menurut David, Wisata Air Kalimalang diproyeksikan menjadi ikon baru Kota Bekasi sehingga pelaku usaha yang terlibat harus memiliki kualitas dan profesionalitas yang baik.
"Ini tentu membuat kami harus benar-benar selektif dalam menentukan kategori UMKM yang bisa berjualan di sana," katanya.
Dalam proses seleksi, PT Mitra Patriot akan berkoordinasi dengan Dinas UMKM Kota Bekasi serta dewan kerajinan nasional daerah.
Baca Juga: Desa Kertarahayu Dicanangkan Jadi Bakal Lokasi Kegiatan World Bank
Pelaku UMKM diwajibkan memenuhi persyaratan administratif, termasuk memiliki surat keterangan dari kelurahan, kecamatan, atau Dinas UMKM, serta memiliki rekam jejak usaha yang jelas.
"Mereka juga harus mempunyai track record yang bagus, dan punya pengalaman berdagang atau berjualan," jelas David.
Pendaftaran dilakukan dengan menyerahkan berkas langsung ke Kantor PT Mitra Patriot di kawasan Perkantoran Nagaswalayan, Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi.
Pengumuman hasil seleksi ditargetkan paling lambat satu minggu setelah pendaftaran ditutup.
Selain keterbatasan kuota, perbedaan tarif sewa juga menjadi daya tarik bagi UMKM.
Baca Juga: Desa Kertarahayu Dicanangkan Jadi Bakal Lokasi Kegiatan World Bank
Untuk pelaku usaha non UMKM, tarif sewa kontainer dipatok sekitar Rp100 juta per tahun.
Sementara khusus UMKM diberikan keringanan berupa diskon 50 persen.
"Khusus untuk UMKM kami berikan diskon separuh harga, jadi hanya sekitar Rp50 juta per tahun," ungkapnya.
UMKM yang lolos seleksi akan menandatangani kontrak minimal tiga tahun dengan PT Mitra Patriot.
Baca Juga: Bhabinkamtibmas Tamanrahayu Ingatkan Warga Bahaya Penipuan Online
David menambahkan, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto optimistis Wisata Air Kalimalang dapat mendorong sektor pariwisata sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.
"Saya yakin ke depannya Wisata Air Kalimalang ini dapat menambah atau meningkatkan PAD dari segi wisata di Kota Bekasi," katanya.
Sebagai bagian dari pengembangan kawasan wisata, penggunaan kontainer dipilih karena adanya larangan mendirikan bangunan permanen di bawah jalan tol.
Proyek Wisata Air Kalimalang sendiri dikembangkan secara bertahap dan diharapkan menjadi ruang ekonomi baru bagi UMKM lokal.***




