BEKASI.POJOKSATU.id - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengunjungi putra pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Sayuti Melik, yakni Heru Baskoro (84), yang saat ini menjalani perawatan di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Kota Bekasi.
Dalam kunjungan tersebut, Harris didampingi jajaran perangkat daerah terkait serta anggota DPRD Kota Bekasi, Misbah dari Fraksi Gerindra dan Ahmadi Madong dari Fraksi PKB.
Heru Baskoro bersama istrinya telah dievakuasi dari rumah kontrakan di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi, sejak Senin, 16 Juli 2026. Keduanya kini memperoleh layanan bantuan residensial, rehabilitasi medis, dan pendampingan psikososial di STPL Kota Bekasi.
Menurut Harris, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan Heru sekaligus menyampaikan pesan khusus dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
"Kami bersilaturahmi untuk memastikan kondisi beliau saat ini sekaligus menyampaikan pesan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto bahwa pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia nanti, beliau beserta istri diundang sebagai tamu kehormatan di Istana Negara Jakarta," ujar Harris.
Ia mengatakan, perhatian pemerintah kepada keluarga tokoh sejarah bangsa merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa para pejuang kemerdekaan.
"Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua atas sejarah perjuangan bangsa dan jasa para tokoh yang telah berkontribusi dalam proses kemerdekaan Indonesia," katanya.
Dalam kesempatan itu, Harris juga berbincang langsung dengan istri Heru Baskoro, Treyzia Noviani (65), di teras STPL Kota Bekasi. Selain berdialog, ia turut menyerahkan buah tangan sebagai bentuk perhatian dari Pemerintah Kota Bekasi.
Sementara itu, Treyzia Noviani mengaku bersyukur dan terharu atas kunjungan tersebut. Ia juga menyampaikan rasa bahagia setelah menerima undangan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara.
Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Sosialisasikan Dua Raperda Strategis, Warga Diberi Ruang Sampaikan Aspirasi
Menurutnya, perhatian pemerintah menjadi penyemangat bagi keluarga yang selama ini terus menjaga warisan sejarah perjuangan bangsa.***




