BEKASI.POJOKSATU.id - Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana bakal mengevaluasi penempatan personel kepolisian di sejumlah titik wilayah Kota Bekasi. Langkah tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima berbagai keluhan masyarakat, termasuk dari para pengemudi ojek online (ojol).
Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh pengemudi ojol saat jajaran Polres Metro Bekasi Kota menggelar kegiatan makan siang bersama di Warteg Bahari, Rabu kemarin.
Dalam suasana santai tersebut, sejumlah persoalan di lapangan disampaikan kepada Kapolres. Mulai dari kondisi jalan yang dinilai rawan kecelakaan, minimnya penerangan jalan, hingga kebutuhan kehadiran petugas untuk menjaga ketertiban lalu lintas.
Salah satu pengemudi ojol, Udin, mengungkapkan pengalamannya yang beberapa kali terjatuh saat melintasi tikungan Wiyangkara. Menurutnya, kondisi jalan yang licin dan tikungan berbahaya menjadi salah satu faktor yang membahayakan pengguna jalan.
“Saya sering jatuh di tikungan Wiyangkara. Belum lama ini saya juga jatuh karena jalannya licin dan tikungannya berbahaya,” tutur Udin.
Dia berharap kondisi jalan tersebut segera diperbaiki. Selain itu, lampu penerangan jalan yang mati juga diminta segera diaktifkan kembali agar pengendara dapat melintas dengan lebih aman.
“Supaya jalan lancar, jalannya dibenarkan, lampu penerangan dinyalakan, dan ketertiban dijaga,” pintanya.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Putu mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pola penempatan personel kepolisian. Menurutnya, kehadiran petugas perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi keamanan di masing-masing wilayah.
Selama ini, personel kepolisian lebih banyak ditempatkan di sejumlah poros utama, seperti Jalan Ahmad Yani dan kawasan Summarecon Bekasi.
Namun, pihaknya melihat ada lokasi lain yang juga membutuhkan pengawasan dan kehadiran petugas.
“Ada titik-titik yang perlu kita geser ke lokasi lain yang lebih membutuhkan kehadiran petugas,” ujar Putu.
Selain persoalan penempatan personel, Polres Metro Bekasi Kota juga akan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi.
Putu menyebutkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bekasi dan Dinas Perhubungan untuk membahas perbaikan penerangan jalan serta penyesuaian pengaturan lampu lalu lintas.
Menurutnya, pengaturan lampu lalu lintas di sejumlah titik juga perlu dievaluasi agar sesuai dengan kondisi kepadatan kendaraan saat ini.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Metro Bekasi Kota berupaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Dengan demikian, berbagai persoalan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas yang dirasakan warga dapat menjadi bahan evaluasi bagi kepolisian maupun instansi terkait.





