BEKASI.POJOKSATU.id - Kota Bekasi memiliki halte baru dengan beragam fitur yang tersedia bagi para penumpang angkutan umum.

Halte baru itu dibangun di 10 titik dengan konsep modern dan smart. Anggaran untuk tiap halte ini sebesar Rp200 juta, sehingga total pembangunan 10 titik halte baru ini senilai kurang-lebih Rp2 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Zeno Bachtiar menjelaskan beragam fitur yang ada pada halte itu.

Baca Juga: Camat Medansatria Irit Komentar Usai Pemeriksaan

Fitur yang berada pada halte baru itu, kata Zeno, adalah papan informasi kota, area traffic control system (ATCS), fasilitas pengisian daya ponsel, fasilitas bagi penyandang disabilitas. Tiap unit halte juga dilengkapi kamera pengawas.

"Halte ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2023," ucap Zeno belum lama ini.

Zeno melanjutkan Keberadaan halte baru itu diperlukan untuk mendukung kota metropolitan yang berkembang seperti Kota Bekasi.

Baca Juga: Camat Bekasi Utara Beri Klarifikasi Sebagai Saksi Insiden Pamer Jersey Nomor 2

Apalagi, kata ida, di Kota Bekasi memiliki banyak moda transportasi seperti light rail transit (LRT), bus rapid transit (BRT), Trans Patriot, dan lainnya.

"Maka Pemerintah Kota Bekasi perlu segera berbenah diri dengan menyediakan sarana dan prasarana angkutan yang memadai," kata dia.

Pengembangan halte itu ke depannya akan memiliki fitur bus tracking. Jadi, masyarakat yang berada di halte itu mengetahui keberadaan bus yang akan digunakan.

"Semoga dengan ketersediaan sarana Halte dan angkutan umum yang nyaman dapat menarik minat warga Kota Bekasi untuk menggunakan dan ikut memeliharanya," ujar dia.

Di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, ada 5 titik halte baru. Di Jalan Sersan Aswan, Bekasi Timur, ada 1 titik.

Kemudian di Jalan Jenderal Sudirman, Bekasi Barat, ada 2 titik halte baru. Pertama arah Stasiun Kranji, dan di depan Grand Mal.

Terakhir, di Jalan Chairil Anwar, Bekasi TImur, ada 2 titik halte baru.***