BEKASI.POJOKSATU.id - Isak tangis mewarnai pemakaman ibu dan anak yang menjadi korban kecelakaan maut truk molen di Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin 2 November 2026.

Kedua korban diketahui bernama Siti Habibah (47) dan putrinya, Adisha Raiqha Shafia, yang masih berusia lima tahun.

Keduanya merupakan dua dari enam korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang melibatkan truk molen tersebut. Sementara itu, enam korban lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Kepergian Siti Habibah dan putrinya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Terlebih, keduanya berada di lokasi kejadian bukan untuk bepergian jauh, melainkan mengantarkan saudara mereka menuju halte bus.

Suami sekaligus ayah korban, Dul Alim, mengatakan, istri dan anaknya sedang mengantarkan sejumlah anggota keluarga pulang setelah menghadiri acara kondangan di wilayah Tambun.

Mereka berencana mengantarkan saudara-saudaranya yang hendak menuju Stasiun Bekasi menggunakan angkutan umum.

Namun, sebelum angkutan yang ditunggu tiba, kecelakaan maut tersebut terjadi.

"Untuk kronologi pastinya ketika kecelakaan saya kurang paham, tapi pas saya sampai di TKP truk sudah terguling dan mayat-mayat tergeletak," ujar Alim kepada Pojokbekasi, Senin 2 November 2026.

Alim menjelaskan, para korban yang berada di lokasi kejadian masih memiliki hubungan keluarga. Mereka berasal dari sejumlah wilayah, di antaranya Ciracas, Tanjung Priok, dan Kota Bekasi.

"Para korban semuanya masih satu keluarga. Keluarga dari Ciracas, Priok, dan juga Kota itu masih satu keluarga," katanya.

Dia menuturkan, saat kejadian, istri dan anaknya hanya mengantarkan saudara-saudara mereka yang hendak pulang menuju Stasiun Bekasi.

Keduanya tidak sedang menunggu angkutan untuk bepergian, melainkan menemani anggota keluarga yang akan melanjutkan perjalanan.

"Memang para korban sedang menunggu angkot yang menuju ke Stasiun Bekasi, tapi anak dan istri saya cuma mengantar," jelas Alim.

Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi, tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa itu menyisakan duka bagi keluarga korban, termasuk Alim yang harus kehilangan istri dan putrinya dalam kejadian tragis tersebut.