BEKASI.POJOKSATU.id -  Program perbaikan jalan Tol Cipularang dan Tol Padaleunyi kembali dilakukan oleh Jasa Marga sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas infrastruktur di tengah tingginya lalu lintas kendaraan.

Pemeliharaan ini merupakan langkah rutin guna memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta memastikan kenyamanan pengguna jalan tol.

Melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Representative Office 3 bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), pekerjaan yang dilakukan meliputi rekonstruksi perkerasan jalan serta metode Scrapping, Filling, dan Overlay (SFO) di sejumlah titik.

Baca Juga: Truk Tabrak JPO di Tol Semarang ABC, Akses Ditutup dan Lalin Dialihkan

Pekerjaan dijadwalkan berlangsung mulai Minggu, 26 April hingga Kamis, 30 April 2026, mencakup beberapa titik strategis di kedua ruas tol tersebut.

Di Ruas Tol Cipularang, pekerjaan SFO dilakukan di arah Bandung, tepatnya di jalur pendakian KM 113+620 hingga KM 114+982 serta KM 108+581 hingga KM 110+330. Sementara arah Jakarta, perbaikan dilakukan di KM 96+342 hingga KM 95+833.

Sedangkan di Ruas Tol Padaleunyi, pekerjaan rekonstruksi perkerasan difokuskan di arah Padalarang, antara lain di KM 141+752 hingga KM 141+587 dan KM 133+868 hingga KM 133+676. Selain itu, pekerjaan SFO juga dilakukan di arah Cileunyi dan Padalarang, termasuk di sekitar KM 127 hingga KM 136 serta akses keluar Buah Batu.

Selama proses berlangsung, lajur yang menjadi lokasi pekerjaan tidak dapat dilalui untuk sementara waktu. Meski demikian, lajur lain tetap difungsikan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Baca Juga: Hari Tari Sedunia di Bekasi Meriah, Ribuan Penari Ramaikan CFD Ahmad Yani

Pgs. Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Danang Eko Saputro, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengantisipasi kerusakan jalan serta menjaga kualitas layanan tetap optimal.

“Kami telah mengatur jadwal pekerjaan sedemikian rupa agar dampak terhadap arus lalu lintas dapat diminimalisir. Pekerjaan perbaikan ini merupakan langkah untuk mengantisipasi kendala teknis di lintasan utama yang dapat menghambat perjalanan,” ujar dalam keterangan resmi, 26 April 2026.

Jasa Marga juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas, dan mengatur waktu perjalanan dengan baik, termasuk memastikan saldo kartu elektronik mencukupi.***