BEKASI.POJOKSATU.ID - Partai Golkar Kabupaten Bekasi mulai menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) pasca Pemilu 2024.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Akhmad Marjuki, secara terbuka menekankan pentingnya kontestasi yang sehat dan kompetitif dalam pemilihan ketua mendatang, sekaligus menolak pola aklamasi calon tunggal.

Marjuki menilai, Golkar Kabupaten Bekasi memiliki banyak figur internal yang layak dan mumpuni untuk tampil dalam bursa pemilihan ketua.

Baca Juga: Golkar Bekasi Belum Ganti Ketua, Musda Jadi Penentu Arah Baru

Menurutnya, Musda justru akan kehilangan esensi demokratis jika hanya diikuti satu kandidat.

“Lebih banyak calonnya, lebih bagus. Karena di Golkar itu banyak figur-figur, banyak tokoh-tokoh yang mumpuni. Jadi saya berharap di Musda nanti calonnya jangan hanya calon tunggal atau aklamasi,” ujar Marjuki, dikutip dari Radar Bekasi, 10 Januari 2026.

Sebagai mantan Pelaksana Tugas Bupati Bekasi yang sukses mengantarkan Golkar menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2024 di Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: Akhir Pekan Cerah bagi Investor, Harga Emas Pegadaian Naik Serentak

Marjuki mengaku siap kembali maju dalam kontestasi pemilihan Ketua DPD Golkar.

Namun, ia menegaskan bahwa persaingan harus berlangsung secara fair dan beretika.

“Kalau saya sendiri, mudah-mudahan karena ABK partai masih meminta saya untuk memimpin kembali, insya Allah saya ikut dalam kontestasi itu. Tapi saya berharap kontestasinya harus dengan cara yang sehat,” tegasnya.

Baca Juga: Dari Layar Gawai ke Paham Ekstrem, Alarm Bahaya Radikalisme Anak Kian Nyata

Ia menilai, kompetisi terbuka akan melahirkan kepemimpinan yang lebih kuat dan legitimate.

Dengan begitu, soliditas partai dapat terjaga sekaligus meningkatkan kepercayaan kader dan masyarakat terhadap Golkar.

Marjuki juga mengaitkan Musda mendatang dengan target besar Golkar ke depan, yakni tidak hanya mempertahankan dominasi di legislatif, tetapi juga merebut posisi eksekutif di Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, pemilihan ketua yang demokratis menjadi fondasi penting untuk mencapai target tersebut.

“Setelah kemarin kita menang di legislatif, ke depan target kita adalah mempertahankan kemenangan itu dan merebut kursi eksekutif. Semua itu harus dimulai dari proses internal yang sehat,” katanya.

Baca Juga: Jangan Lengah! Hujan Ringan Diprediksi Menyelimuti Bekasi Hari Ini

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Marjuki menilai Golkar Bekasi membutuhkan pemimpin yang tidak hanya kuat secara elektoral, tetapi juga mampu merangkul seluruh elemen partai pasca kompetisi.

Musda Golkar Kabupaten Bekasi sendiri hingga kini masih dalam tahap pembahasan agenda dan jadwal.

Namun, pernyataan Marjuki dinilai menjadi sinyal kuat bahwa dinamika internal Golkar Bekasi akan berlangsung lebih terbuka dan kompetitif dibanding periode sebelumnya.

Dengan dorongan kontestasi sehat tersebut, Golkar Kabupaten Bekasi diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang solid, demokratis, dan siap menghadapi tantangan politik ke depan.***