BEKASI.POJOKSATU.ID - Upaya pengendalian banjir menjadi salah satu fokus utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara.
Selain perbaikan Jalan KH Fudoli, pemerintah desa menyiapkan solusi jangka menengah dengan merencanakan pembesaran gorong-gorong guna mengoptimalkan sistem drainase dan meminimalkan genangan air yang kerap terjadi saat musim hujan.
Kepala Desa Karangasih, Samsu Dawam, menyampaikan bahwa persoalan banjir selama ini dipicu oleh keterbatasan kapasitas saluran air yang tidak lagi mampu menampung debit air, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Picu Bencana Beruntun di Bekasi, Dampak Perubahan Iklim Makin Terasa
Melalui Musrenbang, persoalan tersebut diusulkan sebagai program prioritas yang diharapkan dapat direalisasikan melalui dukungan pemerintah daerah.
“Selain jalan, kami juga fokus pada drainase. Salah satu rencana yang kami dorong adalah pembesaran gorong-gorong agar aliran air lebih lancar dan tidak lagi menimbulkan genangan di permukiman warga,” ujar Samsu Dawam.
Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi banjir yang dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi Terjang Kabupaten Bekasi, BPBD Catat 171 Titik Kejadian
Pemerintah desa juga telah melakukan normalisasi saluran air dan kegiatan kebersihan lingkungan sebagai langkah antisipasi awal, terutama menjelang musim hujan.
Persoalan drainase di Karangasih tidak berdiri sendiri. Aliran air dari wilayah sekitar turut memengaruhi kondisi lingkungan desa.
Untuk itu, Pemerintah Desa Karangasih telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Cikarangkota terkait jalur pembuangan air yang selama ini berdampak pada wilayah Karangasih.
Baca Juga: Tak Lagi Sekadar Wacana, Jumat Bersih Bekasi Aktif Lagi Usai Arahan Presiden
“Hasil koordinasi dengan Desa Cikarangkota menyepakati penutupan jalur pembuangan air yang masuk ke wilayah kami. Ini penting agar penanganan banjir bisa lebih efektif dan tidak saling merugikan,” jelas Samsu.
Dukungan terhadap program pengendalian banjir tersebut juga datang dari anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Saiful Islam.
Ia menilai pembenahan drainase merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat setiap kali musim hujan tiba.
“Drainase ini menyangkut ketahanan wilayah. Jika tidak segera dibenahi, dampaknya bisa meluas, mulai dari kerusakan lingkungan hingga terganggunya aktivitas warga,” kata Saiful.
Baca Juga: Dari Bekasi untuk Indonesia, Desainer Lokal Disebut Siap Bersaing di Level Dunia
Ia menambahkan, DPRD akan mendorong agar usulan pembesaran gorong-gorong dan penataan drainase yang dibahas dalam Musrenbang dapat masuk dalam program pembangunan daerah.
Menurutnya, mitigasi banjir harus menjadi bagian dari perencanaan jangka panjang demi menciptakan lingkungan yang aman dan berkelanjutan.
Pemerintah Desa Karangasih berharap, dengan dukungan semua pihak, solusi pengendalian banjir yang direncanakan dapat segera terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi ketahanan lingkungan serta kenyamanan hidup masyarakat.***




