SETU, BEKASI.POJOKSATU.id - Sejumlah orang tua atau wali murid siswa SDN 03 Burangkeng menyatakan ketegasannya untuk tetap bertahan di lingkungan sekolah lama. Keputusan ini diambil menyusul belum adanya kepastian fasilitas gedung sekolah pengganti bagi anak-anak mereka.
Salah seorang wali murid mengungkapkan, para orang tua menolak untuk buru-buru dipindahkan ke tempat lain sebelum ada bangunan baru yang layak dan siap digunakan. Mereka menilai kegiatan belajar mengajar masih dapat dilangsungkan di lokasi semula selama proyek yang ada tidak mengganggu aktivitas sekolah.
"Harapan saya, segera dibangun sekolah yang baru. Saya bertahan di sini kalau memang tidak mengganggu anak sekolah. Saya ingin sekolah di sini dulu, itu saja. Kalau memang tidak mengganggu, tidak apa-apa," ujar salah satu wali murid didampingi Ketua Komite SDN 03 Burangkeng Toink Permanik, Selasa, 3 November 2026.
Kendati demikian, para orang tua menyayangkan kondisi sekolah yang mulai dikosongkan secara sepihak. Mereka mendapati ruang kelas telah dikunci serta fasilitas penunjang seperti mebel dan tiang bendera telah dicabut dari lokasi.
Hingga saat ini, para wali murid mengaku belum mendapatkan kepastian atau komunikasi lanjutan dari pihak dinas terkait, baik Kepala Dinas maupun Kepala Bidang. Meski demikian, mereka tetap bersikukuh menolak relokasi sementara waktu hingga gedung baru benar-benar tersedia.
"Belum mau pindah ke tempat lain dulu. Sementara, ya, tidak mau pindah. Saya ingin di sini dulu," tegas dia.
Para wali murid berharap pihak berwenang dapat segera mengembalikan fasilitas pendukung agar kegiatan belajar mengajar tidak terbengkalai, sembari menunggu kepastian realisasi pembangunan gedung sekolah yang baru.





